
Penertiban parkir liar oleh petugas gabungan dari Sudinhub Jaktim di wilayah Jatinegara pada Rabu (17/6). Dalam penindakan tersebut salah seorang pengemudi odol yang terjaring memohon agar kendaraannya tidak dibawa. (Pemprov DKI)
JawaPos.com - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur (Jaktim) sudah menyerahkan sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) yang viral di media sosial (medsos) belum lama ini. Kendaraan itu dikembalikan tanpa denda di hari yang sama saat penindakan berlangsung di wilayah Jatinegara pada Rabu (17/6).
Kepala Sudinhub Jaktim Harlem Simanjuntak memastikan hal itu saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/6). Dia menyampaikan bahwa petugas di lapangan tetap harus bertindak tegas sesuai aturan. Mengingat parkir liar harus ditertibkan. Apalagi yang menggunakan pedestrian atau trotoar untuk pejalan kaki.
”Tetap dibawa ke (kantor) sudin, di sudin langsung dilepas setelah dibuatkan surat pernyataan tidak mengulang kembali dan ojol-nya terima dengan baik,” kata dia saat dikonfirmasi.
Harlem pun memastikan bahwa penindakan tetap harus dilakukan. Perlakuan terhadap pengemudi ojol tersebut sama dengan masyarakat lain yang juga melanggar aturan. Tidak ada denda saat kendaraan dikembalikan. Pihaknya hanya meminta para pelanggar membuat pernyataan tidak mengulang perbuatan.
Baca Juga:Tersangka Kasus DSI Bertambah Lagi, Bareskrim Tahan Mantan Direktur OJK dan BEI Berinisial FH
”Nggak (ada denda) lah, tapi penindakan parkir (liar) kan harus jalan juga sesuai keluhan masyarakat juga,” imbuhnya.
Sebelumnya, beredar luas di media sosial seorang pengemudi ojol memohon kepada petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) saat sepeda motornya diangkut. Pengemudi ojol itu tampak emosional karena kendaraannya dibawa petugas saat mencari nafkah untuk keluarganya.
Dalam rekaman video yang dibagikan oleh akun @palopoinfoku, tampak pengemudi ojol tersebut sampai naik ke samping pintu pengemudi truk pengangkut sepeda motornya. Dengan suara lantang dia memohon agar kendaraan yang sehari-hari digunakan untuk mencari nafkah itu tidak dibawa oleh petugas.
”Tolong, Bang. Saya butuh uang, anak saya sekolah, saya butuh makan,” kata pengemudi ojol itu meminta.
Kepada petugas yang lain, pengemudi ojol itu juga memohon karena pesanan yang diambil di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) tersebut adalah order pertama. Dia mengambil pesanan itu ke Jaktim setelah menempuh perjalanan jauh dari rumahnya di Bekasi.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
