
KPK mengamankan sebuah kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas yang diduga terkait dengan importir terafiliasi PT Blueray Cargo. (Dok KPK).
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sebuah kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas yang diduga terkait dengan importir terafiliasi PT Blueray Cargo. Tindakan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam proses importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Pada Selasa (12/5), penyidik bergerak melakukan penggeledahan dan penyitaan atas kontainer yang diduga milik importir yang terafiliasi dengan Blueray. Kontainer masih berada di Pelabuhan Tanjung Emas, di mana pemilik kontainer lebih dari 30 hari tidak mengajukan Pemberitahuan Impor Barang ke BC," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (13/5).
Budi menjelaskan, penyidik sempat membuka kontainer tersebut saat pemeriksaan di lapangan. Dari hasil pengecekan, kontainer diketahui berisi sparepart kendaraan.
Baca Juga:Hartati Musirun Mukmin Tetap Berangkat Haji Meski Rumah Tak Berbentuk Lagi, Yakin Allah Maha Kaya
"Kontainer kemudian dibuka dan berisi barang yang termasuk dalam kriteria dilarang atau dibatasi pemasukannya (impor), yaitu sparepart kendaraan," ujarnya.
Sementara, pada Senin (11/5), tim penyidik juga menggeledah rumah pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan Blueray Cargo. Rumah yang berada di Semarang, Jawa Tengah, itu diduga milik pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black.
Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah catatan dan barang bukti elektronik. Dari temuan itu, penyidik memperoleh informasi terkait dugaan upaya menghambat jalannya proses penyidikan.
“Penyidik mendapatkan informasi adanya upaya untuk menghambat proses penyidikan perkara ini. Ada informasi berupa upaya pengkondisian dari pihak eksternal dalam proses penanganan perkara terkait bea dan cukai di KPK,” tegas Budi.
KPK menyatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut melalui pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berkaitan dengan perkara.
"Penyidik tentu nantinya akan mengklarifikasi kepada pihak Blueray dan pihak terkait baik itu perusahaan Importir, Forwader, maupun kepada pihak Ditjen BC," imbuhnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
