
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan, Selasa (12/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah dan menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Berdasarkan data Google Finance pada Rabu (4/6) pukul 10.42 WIB, kurs USD/IDR tercatat berada di level Rp18.025,50.
Angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 0,04 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.017,80 per dolar AS.
Dalam perdagangan satu jam terakhir, dolar AS menguat sekitar 7,7 poin terhadap rupiah.
Baca Juga:Menkeu Purbaya Optimistis Aturan Baru DHE-SDA Bisa Perbaiki Nilai Tukar Rupiah yang Morat-marit
Grafik pergerakan menunjukkan rupiah sempat bergerak di kisaran Rp17.970-an sebelum akhirnya melemah hingga menyentuh level Rp18.020-an per dolar AS.
Tren penguatan dolar terlihat terjadi secara bertahap sepanjang sesi perdagangan.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
