
Ilustrasi pola makan sehat. (Freepik)
JawaPos.com – Bulan Ramadan merupakan bulan istimewa bagi umat muslim dengan kewajiban menjalankan ibadah puasa dan melakukan perbaikan diri untuk kembali menjadi fitri. Manfaat puasa, sebagaimana dilansir dari Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PB PEGI) diantaranya meningkatkan kesehatan saluran cerna, serta berat badan dan kolesterol pun menurun.
“Bulan Ramadan ini pastinya merupakan momentum yang sangat ideal bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, terutama dengan adanya ibadah puasa. Untuk memastikan diet kita efektif dan sehat, pastinya kita harus memperhatikan jumlah dan makanan yang kita konsumsi baik saat sahur maupun berbuka,” ujar Veronica, S.Gz., selaku Ahli Gizi dari LIGHThouse, melalui keterangan tertulis yang diterima.
Veronica memaparkan, setidaknya ada empat tips sederhana menjaga pola makan sehat selama menjalani bulan Ramadan:
1. Makanan Bergizi untuk Energi Seharian saat Sahur
Sahur adalah waktu makan yang sangat penting untuk menjaga stamina sepanjang hari.
Disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti
gandum dalam jumlah yang pas. Begitu juga protein berkualitas tinggi dari telur, ikan, ayam tanpa kulit; serat dan lemak sehat dari sayuran hijau, buah-buahan, alpukat, dan kacang-kacangan
untuk mendukung pencernaan.
"Jangan lupa air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi, minimal 2-3 gelas saat sahur.
Hindari makanan yang terlalu asin atau manis berlebihan karena dapat menyebabkan dehidrasi dan lonjakan gula darah yang cepat turun," ujarnya.
Mengonsumsi oatmeal serta potongan buah asli yang kaya protein dan serat juga bisa jadi opsi untuk memberikan energi dan tidak mudah lapar.
2. Makan Secara Bertahap saat Buka Puasa agar Tubuh Tidak Kaget
Berbuka dengan makanan yang sehat sangat penting agar tubuh tidak kaget setelah seharian
berpuasa. Idealnya, berbuka diawali dengan air putih dan kurma, yang memberikan energi cepat dan membantu tubuh kembali terhidrasi.
Setelah itu, baru kemudian mengonsumsi makan utama secara bertahap yang mencakup protein sehat, karbohidrat kompleks, dan sayuran. "Hindari makan gorengan dan berminyak karena bisa memperlambat metabolisme dan gangguan penceraan. Hindari juga konsumsi jajanan manis tinggi gula dan karbohidrat. Sebagai gantinya, bisa mengonsumsi sirup rendah kalori yang dikombinasi dengan cincau dan buah, atau kudapan rendah kalori dan gula seperti puding," ujarnya.
3. Konsumsi Makanan Rendah Kalori Setelah Tarawih
Jika masih merasa lapar setelah tarawih dan sebelumnya belum mengonsumsi makanan berat,
disarankan mengonsumsi makanan rendah kalori. "LIGHTmeal Zero Mie dapat menjadi santapan malam dengan tambahan protein ayam dan sayur dalam sajian, dengan hanya 25 kalori per sajian, tidak perlu khawatir over-calorie saat mengonsumsi Zero Mie," katanya.
4. Hindari Makanan Bersantan dan Berminyak untuk Mencegah Konstipasi

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
