
Peregangan olahraga ringan setelah tarawih yang bantu metabolisme tetap terjaga. (freepik)
JawaPos.com – Menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar selama momen puasa ramadhan memang menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Tubuh sering kali merasa lemas atau justru terlalu kenyang setelah menyantap berbagai hidangan berbuka yang manis. Oleh karena itu, pergerakan tubuh sangat diperlukan agar sisa kalori tidak menimbun secara berlebihan.
Pilihan melakukan olahraga ringan setelah tarawih sangat disarankan untuk membantu tubuh mengolah kembali tumpukan kalori dari takjil manis secara efektif. Aktivitas ini tidak perlu dilakukan dengan intensitas tinggi karena tujuannya adalah menjaga kenyamanan sistem pencernaan di malam hari. Dengan sedikit bergerak, tubuh akan terasa lebih segar dan metabolisme tetap terjaga meski sedang menjalankan ibadah puasa.
Informasi yang dilansir dari The Economic Times, Sabtu (22/3), menyebutkan bahwa pergerakan tubuh setelah makan malam sangat membantu melancarkan kerja lambung. Selain mencegah perut kembung, olahraga santai ini juga berperan penting dalam menjaga agar kadar gula darah tetap stabil. Berikut adalah pilihan gerakan yang bisa dipraktikkan dengan mudah di rumah.
Jalan Santai Durasi Pendek
Melakukan jalan kaki dengan intensitas santai selama 10 hingga 15 menit setelah makan malam dapat membantu proses pencernaan melalui stimulasi lambung. Langkah sederhana ini efektif untuk mengurangi rasa kembung serta membantu mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil di malam hari. Kondisi kesehatan pencernaan secara menyeluruh akan meningkat seiring dengan aktifnya pergerakan usus saat tubuh dibawa berjalan pelan.
Gerakan Mengangkat Kaki
Metode olahraga lainnya adalah mengangkat kaki sambil berbaring telentang yang berfungsi untuk memperkuat otot inti tubuh sekaligus merangsang kerja usus. Aktivitas ini dapat membantu mengurangi masalah sembelit dan kembung sehingga kesehatan sistem pencernaan menjadi jauh lebih baik. Gerakan tersebut mendorong aktivitas mekanis di dalam saluran cerna yang mendukung kelancaran pembuangan sisa makanan.
Pose Membungkuk (Paschimottanasana)
Gerakan yoga ini dilakukan dengan posisi duduk membungkuk ke depan untuk meregangkan tulang belakang serta memijat organ perut secara alami. Efek dari pose ini adalah meredakan sembelit dan menenangkan sistem saraf yang sangat mendukung kesehatan usus secara jangka panjang. Dengan melakukan peregangan ini secara rutin, pergerakan usus menjadi lebih lancar sehingga proses pencernaan setelah makan malam menjadi lebih optimal.
Peregangan Kucing dan Sapi
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
