
Marco Bezzecchi. (Instagram @marcobez72)
JawaPos.com – Marco Bezzecchi menandai kebangkitannya di MotoGP Belanda 2025 dengan finis di posisi kedua, menempati podium grand prix pertamanya sejak menang di Silverstone pada Mei lalu.
Prestasi ini juga menjadi podium ganda pertamanya sejak San Marino 2023, setelah meraih posisi ketiga di Sprint Assen sehari sebelumnya.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (30/6), Bezzecchi mengaku sangat puas dengan akhir pekan di Belanda. Dalam balapan utama, Bezzecchi sempat memberikan perlawanan terhadap Marc Marquez.
Namun Bezzecchi mengakui bahwa kecepatan sang juara dunia di paruh kedua lomba terlalu tangguh. Ia mencoba tetap berada dekat di belakang Marquez, namun tak berhasil menyalip.
Bezzecchi menjelaskan bahwa semua manuver menyalipnya terjadi di tikungan terakhir sirkuit Assen. Ia mampu menyalip Alex Marquez dan Francesco Bagnaia di area pengereman, tetapi Marquez terbukti lebih kuat di tikungan ke-15, sehingga peluang untuk menyalip nyaris tidak ada.
Meskipun kecepatannya tinggi di sektor tiga, posisi slipstream yang terlalu dekat menyulitkannya menjaga jarak optimal sebelum tikungan terakhir.
Bezzecchi mengaku harus melepas gas karena tidak bisa menjaga kestabilan motor di area ttersebut Meski gagal menang, Bezzecchi menyebut balapan kali ini sebagai salah satu performa terbaiknya sepanjang musim.
Pembalap asal Italia tersebut merasa mampu mempertahankan konsistensi dan tampil agresif sejak awal hingga garis finis, meski tak sempat mengatur ban atau ritme karena terus memacu motornya.
Meski menyebut kemenangan di Silverstone sebagai balapan yang lebih baik, Bezzecchi merasa puas dengan perjuangannya kali ini.
Murid Valentino Rossi tersebut menyimpulkan bahwa di Assen, ia benar-benar mendorong diri hingga batas kemampuan dalam setiap putaran.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
