
Poster film The Hunger Games: Catching Fire (2013) (IMDb)
JawaPos.com - Bangsa yang menghargai sejarah akan memiliki berbagai cara untuk mengenang sejarah mereka. Dari situlah tradisi-tradisi berasal.
Tradisi baik bisa dirayakan dengan meriah bagaikan pesta jamuan yang dapat menyatukan seluruh warga negara. Namun, sebuah tradisi buruk yang dimiliki suatu negara atau komunitas dapat membunuh kelompok tersebut, kita hanya bisa menunggu kapan bom waktu akan meledak.
Setelah memenangkan Hunger Games, Katniss (Jennifer Lawrence) dan Peeta (Josh Hutcherson) pulang ke Distrik 12, rumah mereka. Di sana mereka harus menyesuaikan diri lagi akibat trauma dari pertandingan Hunger Games.
Baca Juga:Sinopsis The Hunger Games (2012): Anak-Anak Harus Dikorbankan demi Hiburan Masyarakat Kelas Atas
President Snow (Donald Sutherland), pemimpin negara mereka, menyadari bahwa aksi Katniss dan Peeta hendak bunuh diri dengan memakan buah beracun telah memicu sebuah pemberontakan baru.
Karena itu, ia memerintahkan Katniss dan Peeta untuk menyembarakan bahwa tindakannya itu berasal dari cinta mereka berdua, bukan untuk menentang Capitol pada Tur Kemenangan mereka nanti.
Tur Kemenangan ini akan berlangsung selama 12 hari, dimana Katniss dan Peeta akan mengunjungi 12 distrik lainnya dan mempropagandakan kebersatuan Panem serta mempertunjukkan hubungan mesra mereka.
Namun, pertemuan mereka dengan keluarga yang ditinggalkan oleh almarhum partisipan membuat mereka berdua sedih dan menyebabkan perpecahan. Akibatnya Presiden Snow makin memperketat pengawasannya di distrik-distrik.
Setelah tur mereka selesai, Katniss dan Peeta kembali ke rumah-rumah mewah mereka yang telah disediakan untuk para pemenang Hunger Games. Tapi mereka tidak bisa langsung kembali ke rutinitas mereka karena pengawasan Snow.
Tidak lama kemudian, Hunger Games kembali diadakan. Setiap 25 tahun sekali, Hunger Games ini mendapatkan julukan baru, Quarter Quell, dimana dilaksanakan sebuah peraturan baru untuk membuat pertandingannya lebih menarik.
Presiden Snow pada saat itu menyadari bahwa masyarakatnya mengidolakan para pemenang dari distrik mereka sebagai harapan untuk melawan Capitol.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022