
Ilustrasi jalur one way. (Istimewa)
JawaPos.com - Puncak arus balik tahap dua bakal terjadi hari ini (28/3) dan besok (29/3). Untuk memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan, Korlantas Polri menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas one way nasional. Penerapannya bergantung bangkitan kendaraan di Jalan Tol Trans Jawa.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa sampai dini hari tadi arus lalu lintas masih terkendali. One way lokal tahap I dan tahap II masih berlaku mulai dari Kilometer 263 sampai Kilometer 70. Menurut dia, diskresi kepolisian itu sangat membantu untuk memperlancar arus lalu lintas dari arah timur.
”Jadi, itu cukup memberi solusi untuk mengelola arus yang dari timur. Dan alhamdulillah di Cipali juga terkendali semuanya, termasuk juga di rest area juga terkendali. Termasuk juga di Kilometer 70 hingga Kilometer 55,” ungkap dia kepada awak media.
Sebagai bagian dari antisipasi terjadinya bangkitan kendaraan saat puncak arus mudik hari ini, Korlantas Polri tidak mencabut one way lokal tahap I dan tahap II. Agus menyatakan bahwa pihaknya justru menyiapkan penerapan one way nasional atau one way lokal tahap III jika terjadi bangkitan arus.
”One way tahap I dan tahap II belum kami cabut, masih kami lanjutkan untuk mempersiapkan barangkali dini hari ini, pagi ini ada bangkitan arus yang dari Jawa Tengah. Demikian juga yang dari Jawa Barat, tadi kami cek langsung fungsi tol Japek II,” jelasnya.
Penerapan one way lokal tahap III atau one way nasional bergantung pada hasil traffic counting kendaraan yang masuk ke Jakarta dan sekitarnya. Bila jumlahnya memang meningkat drastis, maka one way nasional akan diterapkan dari Kilometer 414.
”Kami akan melihat bangkitan arus. Mungkin dini hari ini, ketika nanti ada bangkitan arus nanti akan kami evaluasi apakah kami perpanjang. Kalau memang masih menampung yang dari Kalikangkung menuju ke arah Jakarta, mungkin nanti akan kami evaluasi,” kata dia.
Agus mengakui bahwa hari ini akan terjadi puncak arus mudik tahap dua. Mengingat sampai Jumat malam (27/3), arus lalu lintas tidak terlalu tinggi. Sehingga Korlantas Polri fokus menegakan Surat Keputusan Bersama (SKB). Yakni menindak kendaraan sumbu tiga ke atas.
”Kami harus memprioritaskan rekan-rekan yang sedang berlibur dan kembali mudik supaya di jalan aman, lancar,” imbuhnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
