
Siswa SMA Negeri 10 Surabaya sedang menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali memberikan klarifikasi terkait munculnya narasi yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan atau mengambil anggaran pendidikan.
BGN menegaskan bahwa anggaran MBG hanya diklasifikasikan dalam fungsi pendidikan karena mayoritas penerima manfaat program tersebut adalah peserta didik.
Juru Bicara BGN Dian Fatwa mengatakan, masih terdapat kesalahpahaman dalam pemberitaan mengenai sumber dan klasifikasi anggaran MBG yang terus berulang.
Menurut dia, pengelompokan anggaran ke dalam fungsi pendidikan tidak berarti dana tersebut diambil dari pagu kementerian yang mengurusi sektor pendidikan.
"Ini merupakan klasifikasi anggaran berdasarkan tujuan dan penerima manfaat, bukan berarti anggaran tersebut diambil dari pagu kementerian pendidikan atau mengurangi hak sektor pendidikan," kata Dian dalam keterangannya, Senin (22/6).
Menurut Dian, program MBG justru merupakan bentuk investasi negara untuk mendukung kualitas pembelajaran dan pembangunan sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi peserta didik.
"Justru MBG merupakan tambahan investasi negara untuk mendukung proses belajar. Anak yang sehat, tidak lapar, tidak anemia, dan memperoleh gizi yang cukup akan memiliki kemampuan belajar yang lebih baik. Karena alasan itulah banyak negara memasukkan program makan sekolah ke dalam investasi pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia," katanya.
Dian mengakui isu anggaran kerap menjadi perhatian publik. Namun, ia meminta agar pemberitaan dapat menjelaskan secara tepat perbedaan antara klasifikasi fungsi pendidikan dan penggunaan anggaran pendidikan.
"Saya memahami bahwa isu anggaran selalu menarik perhatian publik, dan tentu saja clickbait banget. Namun akan lebih tepat apabila pemberitaan menjelaskan perbedaan antara 'masuk dalam fungsi pendidikan' dan 'mengambil anggaran pendidikan', karena keduanya memiliki makna yang sangat berbeda," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
