Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Juli 2026 | 23.03 WIB

Penambahan Forest Ranger untuk Tingkatkan Perlindungan Hutan dan Habitat Satwa Liar di Indonesia

Menhut Raja Juli Antoni menjelaskan transformasi digital yang dilakukan oleh Kemenhut untuk meningkatkan layanan di seluruh taman nasional. (Kemenhut) - Image

Menhut Raja Juli Antoni menjelaskan transformasi digital yang dilakukan oleh Kemenhut untuk meningkatkan layanan di seluruh taman nasional. (Kemenhut)

JawaPos.com - Penambahan petugas lapangan kehutanan (forest ranger) menjadi momentum penting untuk meningkatkan perlindungan hutan dan menjaga habitat satwa liar di Indonesia.

Ketua World Wide Fund for Nature Indonesia (WWF Indonesia) Aditya Bayunanda mengatakan, penambahan forest ranger ini sudah sangat ditunggu-tunggu bagi yang bergerak di bidang konservasi alam. Sebab, sebelumnya ranger sangat kurang, sehingga kawasan-kawasan yang memiliki nilai kehati tinggi rawan terhadap perambahan, illegal logging, dan perburuan. 

"Contohnya di Aceh, kawasan hutan sekitar 3,5 juta hektare hanya diawasi oleh 32 petugas penjaga hutan. Angka ini sangat tidak rasional. Satu orang ranger idealnya mengawasi paling tinggi 1.000 hektare," kata Aditya Bayunanda saat dihubungi wartawan di Jakarta pada Jumat (10/7).

Menurut Aditya, penambahan jumlah petugas lapangan menjadi 70 ribu personel memberikan harapan baru bagi upaya menjaga sekitar 125 juta hektare kawasan hutan Indonesia yang menjadi habitat berbagai spesies endemik.

Meski demikian, dia mengingatkan bahwa peningkatan jumlah personel perlu diiringi dengan penguatan kapasitas dan dukungan operasional agar pengawasan hutan berjalan secara optimal.

"Namun demikian, aspek kualitas (mental model, skill, dll), sumber daya operasionalnya (peralatan, perlengkapan, sarana mobilitas, teknologi, dll), kesejahteraan dan jaminan keselamatan kerja juga harus ditingkatkan seiring peningkatan jumlahnya. Sehingga dapat menjaga hutan secara optimal,” jelasnya.

Untuk diketahui, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memperkuat pengawasan kawasan hutan melalui penambahan petugas lapangan kehutanan (forest ranger). Langkah itu mendapat dukungan dari kalangan pegiat konservasi. Langkah itu irtu menjadi momentum penting untuk meningkatkan perlindungan hutan sekaligus menjaga habitat satwa liar di Indonesia.

Menurut Aditya Bayunanda mengatakan, penambahan forest ranger yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dijalankan pada era kepemimpinan Raja Juli Antoni merupakan langkah yang telah lama dinantikan oleh komunitas konservasi.

WWF Indonesia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah Raja Juli Antoni yang memulai penguatan petugas lapangan di 13 taman nasional yang menjadi proyek percontohan inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore