RS Apung Laksamana Malahayati.(IST).
JawaPos.com - PDI Perjuangan secara konsisten membantu warga terdampak bencana di Indonesia. Kali ini, PDIP mengirimkan kapal rumah sakit apung Laksamana Malahayati menuju warga terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, menjelaskan pengiriman rumah sakit apung tersebut bertujuan untuk melakukan aksi kemanusiaan bagi warga terdampak gempa di wilayah NTT.
"Jadi sesuai dengan arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, hari ini PDI Perjuangan mengirimkan Kapal Laksamana Malahayati untuk bergabung bersama tim Baguna dan relawan kesehatan yang telah datang di wilayah bencana di Flores dan sekitarnya. Di sana ada Pak Ganjar Pranowo, Ibu Risma, dan kemudian Ibu Ribka Tjiptaning, dan Ibu Sri Rahayu, serta Pak Andreas Pareira," kata Hasto saat melepas Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati di Cilegon, Banten, Kamis malam (20/8).
"Partai digerakkan oleh nilai-nilai gotong royong dan kemanusiaan melalui Baguna dan tim relawan kesehatan untuk membantu masyarakat NTT khususnya Flores, yang terkena dampak bencana akibat gempa alam tektonik dengan skala 7,7 skala richter," sambunya.
Hasto mengungkapkan, Kapal Laksamana Malahayati turut membawa obat-obatan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak bencana. Ia memastikan, penanganan sosial tersebut tidak membeda-bedakan pilihan politik, maupun suku dan agama.
"Kapal Laksamana Malahayati ini akan melengkapi seluruh tim Baguna dan relawan kesehatan dan membantu rakyat tanpa membeda-bedakan apa pilihan politiknya, suku, agama, dan status sosial," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPD PDIP Banten, Ade Sumardi, menyampaikan rasa syukur atas pengoperasian rumah sakit apung Kapal Laksamana Malahayati yang sebelumnya telah menyelesaikan misi pelayanannya di wilayah Banten.
"Kami kader-kader partai se-Provinsi Banten mengucapkan terima kasih kepada DPP Partai, khusus kepada Pak Sekjen yang telah mempercayakan Rumah Sakit Apung Malahayati ada di Provinsi Banten, di mana kapal ini telah melayani ribuan masyarakat Banten," tutur Ade.
Ia berharap, rumah sakit apung tersebut dapat secara optimal membantu penanganan bencana terdampak gempa di wilayah NTT.
"Sekarang masa tugas Rumah Sakit Malahayati sudah selesai di Provinsi Banten. Maka untuk itu, kami serahkan kembali kepada DPP Partai rumah sakit apung Malahayati ini untuk ditugaskan ke daerah lain," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022