
Memasang Busi
JawaPos.com - Salah satu komponen penting dari kendaraan bermotor adalah busi. Tanpa komponen ini kendaraan tak bisa hidup karena tak ada proses pengapian yang menghasilkan percikan listrik. Ini akan memicu efek ledakan dari campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang bakar.
Oleh karena itu, proses pemasangan busi yang benar wajib dipenuhi agar busi dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan optimal. Pertama yang harus diperhatikan adalah tingkat kekencangan. Karena pemasangan busi dengan nilai torsi yang tidak tepat (terlalu kencang atau terlalu kendor) dapat berakibat sangat fatal pada busi.
Tim NGK salah satu produsen busi memberikan contoh, apabila memasang busi terlalu kencang dapat mengakibatkan ulir busi rusak. Ini tentunya akan mengakibatkan busi nantinya akan sulit untuk dilepas kembali.
"Bagian center electrode hingga terminal nut pun tidak luput dari resiko kerusakan apabila kita tidak memasang busi dengan tingkat kekencangan yang tepat sehingga akan mempengaruhi fungsi busi hingga performa mesin kendaraan," ujarnya kepada JawaPos, Jumat (24/4) di Jakarta.
Rekomendasi tingkat torsi kekencangan pemasangan busi ditentukan oleh 3 hal, yaitu:
Photo
Selanjutnya yang juga perlu diperhatikan, yaitu penggunaan kunci busi dengan ukuran yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan hexagonal busi. Karena, penggunaan ukuran kunci busi yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dapat mengakibatkan kunci busi tersangkut.
Sehingga dapat menggagalkan proses pemasangan atau pelepasan busi. Jika tidak memungkinkan menggunakan kunci torsi yang sesuai maka metode penggunaan sudut derajat pengencangan sudah mampu mewakili
Yang terakhir adalah, pastikan mesin kendaraan sudah berada pada kondisi mati dalam jenjang waktu beberapa saat sebelum melepas dan memasang busi. Agar sifat logam pada busi maupun kepala silinder sudah stabil sehingga tidak memicu adanya kerusakan pada kedua komponen tersebut.
SEbagai contoh, pada pusi NGK telah dilengkapi dengan panduan ringan untuk pemasangan berikut dengan keterangan tingkat kekencangan yang direkomendasikan (rotasi putaran – tanpa kunci torsi). Ini agar busi tersebut dapat dipasang dengan sempurna dan menghasilkan performa yang optimal.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
