Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Agustus 2026 | 22.37 WIB

Dorong Negara Tingkatkan Kesejahteraan Dosen Sebelum Wajibkan Gelar Doktor

Wakil Rektor I Universitas Lambung Mangkurat Iwan Aflanie saat menjadi narasumber dalam podcast Banyak Tanya by Jawa Pos di Jakarta pada Jumat (31/7). (Renda Eko Riyadi/JawaPos.com) - Image

Wakil Rektor I Universitas Lambung Mangkurat Iwan Aflanie saat menjadi narasumber dalam podcast Banyak Tanya by Jawa Pos di Jakarta pada Jumat (31/7). (Renda Eko Riyadi/JawaPos.com)

JawaPos.com - Wacana mewajibkan seluruh dosen memiliki gelar doktor atau pendidikan S3 dinilai harus dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Tanpa dukungan tersebut, tuntutan peningkatan kualitas dosen dikhawatirkan tidak bisa berjalan optimal.

Wakil Rektor I Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Iwan Aflanie mengatakan, pemerintah dan perguruan tinggi perlu memberikan penghargaan yang lebih baik kepada dosen.

Hal itu seiring dengan meningkatnya tuntutan agar mereka semakin kompeten, inovatif, dan produktif.

"Harapan para dosen tentunya kesejahteraannya harus semakin meningkat. Penghargaan dari pemerintah dan dari perguruan tingginya juga harus semakin baik," kata Iwan dalam podcast Banyak Tanya dalam YouTube Jawa Pos TV, dikutip Senin (3/8).

Sebab, ia menegaskan bahwa dosen tidak hanya dituntut terus meningkatkan kemampuan akademik hingga jenjang doktor, tetapi juga tetap harus memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

"Orang dituntut menjadi semakin pintar, semakin inovatif, kreatif, produktif, dan lain-lain. Tapi kita juga harus ingat mereka memikirkan dapur. Mereka punya tanggungan, punya keluarga, dan masa depan anak-anak yang juga harus dipikirkan," ucapnya.

Karena itu, Iwan menilai peningkatan kualitas pendidikan tinggi harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan dosen.

"Kalau kita mau membangun pendidikan yang lebih baik, maka kita juga harus menyejahterakan para guru dan dosen," tegasnya.

Iwan menjelaskan, kesejahteraan yang memadai akan membuat dosen dapat lebih fokus menjalankan tugas sebagai pendidik, peneliti, dan pengabdi masyarakat.

Editor: Bayu Putra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore