
Kalidou Koulibaly. (Photo by JUNG Yeon-je / AFP)
JawaPos.com - Kapten Timnas Senegal, Kalidou Koulibaly, menyampaikan keprihatinannya terkait berbagai hambatan yang dihadapi penggemar Afrika untuk menghadiri Piala Dunia.
Pernyataan bek berpengalaman tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola internasional dan memicu diskusi mengenai akses suporter dari berbagai negara ke turnamen terbesar dunia itu.
Koulibaly mengungkapkan bahwa dirinya merasa kesulitan yang dialami keluarga pemain dan para pendukung Afrika seharusnya tidak terjadi dalam ajang yang mengusung semangat persatuan melalui olahraga.
Menurutnya, sepak bola merupakan milik semua orang tanpa memandang asal negara maupun latar belakang.
Dalam keterangannya, pemain yang saat ini membela klub Arab Saudi itu menjelaskan bahwa federasi sepak bola Senegal telah berupaya keras untuk membantu keluarga pemain agar dapat hadir dan memberikan dukungan langsung dari tribun.
Namun, berbagai kendala administrasi dan pembatasan perjalanan disebut masih menjadi tantangan bagi banyak pihak.
“Saya tidak mengerti mengapa penggemar Afrika diberi begitu banyak hambatan untuk datang. Sepak bola adalah untuk semua orang,” ujar Koulibaly.
Meski menyampaikan kritik yang cukup tegas, Koulibaly memilih untuk tidak masuk terlalu jauh ke ranah politik. Ia lebih menekankan pentingnya kesempatan yang setara bagi seluruh suporter yang ingin mendukung negaranya di panggung dunia.
Bagi pemain berusia 35 tahun tersebut, kehadiran keluarga dan penggemar memiliki peran penting dalam perjalanan sebuah tim selama turnamen berlangsung.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
