Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juni 2026 | 18.35 WIB

Jerman Harus Redam ”Kereta Ekspres” Pantai Gading, Amad-Pepe-Diomande Kilat dalam Menyerang

Skuad Jerman saat mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao (15/6). (Dok. Instagram/@dfb_team) - Image

Skuad Jerman saat mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao (15/6). (Dok. Instagram/@dfb_team)

JawaPos.com – Jerman mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao (15/6). Skor yang akan sulit diulang dalam laga kedua grup E lawan Pantai Gading di BMO Field, Toronto, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Sport pukul 03.00 WIB). Selain punya skuad lebih bagus ketimbang Curacao, Pantai Gading punya trisula cepat dalam serangan mereka.

Les Elephants –julukan Pantai Gading- mengandalkan dua winger, Amad Diallo di kiri dan Yan Diomande (kanan), serta false nine Nicolas Pepe. Amad merupakan pencetak gol semata wayang kemenangan Pantai Gading atas Ekuador (15/6). Trio Les Elephants itu pun memantik kewaspadaan Joshua Kimmich, kapten sekaligus bek kanan Die Mannschaft –sebutan Jerman. Khususnya Diomande yang dihadapi Kimmich di Bundesliga.

Kimmich bermain di Bayern Munchen, sedangkan Diomande membela RB Leipzig. ’’Dia tampil konsisten dan impresif (di Bundesliga musim lalu, Red). Kemampuan dribelnya luar biasa, akselerasinya pun sangat ekstrem, dan kecepatannya menakjubkan,’’ tutur Kimmich seperti dilansir dari Bavarian Football Works.

Bek tengah Jerman Antonio Rudiger menyebut, kolaborasi Amad-Diomande- Pepe seperti kereta ekspres. ’’Mereka menyukai situasi one-on-one dan transisi cepat,’’ ucap bek tengah Real Madrid tersebut kepada Bild. 

Rudiger Dukung Tah-Schlotterbeck

Kecepatan trio Amad-Diomande-Pepe tentu jadi ancaman pertahanan Jerman yang punya komposisi baru. Sejak Euro 2020, baru kali ini tidak ada Rudiger sebagai salah satu bek bek tengah Die Mannschaft dalam turnamen mayor. Di Piala Dunia 2026, der trainer Julian Nagelsmann lebih memilih Jonathan Tah (Bayern) dan Nico Schlotterbeck (Borussia Dortmund) sebagai duet di sentral pertahanan. 

’’Sekarang, dia (Tah) yang jadi bosnya,’’ ucap Rudiger. ’’Tidak ada yang suka duduk di bench. Tetapi, di timnas berbeda dengan di klub. Kita memiliki tujuan yang sama. Jika Anda bisa berkontribusi meski tidak sebagai starter, itu sama pentingnya,’’ sambung pemain 33 tahun dengan 88 caps tersebut.
 
Manu Tepikan Euro 2028

Kiper Jerman Manuel Neuer balik kucing dari pensiun setelah Euro 2024 untuk main di Piala Dunia 2026. Akan tetapi, setelah tampil di Piala Dunia 2026, Neuer menyatakan bahwa dia akan angkat kaki dari timnas. Artinya, tidak ada rencana main dalam turnamen mayor berikutnya, Euro 2028.

’’Bagiku, jelas ini (Piala Dunia 2026) akan jadi turnamen terakhirku. Aku tidak berencana balik ke tim ini lagi dua tahun ke depan saat Euro (2028),’’ tutur Manu –sapaan akrab Neuer– dilansir dari Buli News.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore