
Ilustrasi rumah sederhana yang digenjot pembaunannnya dalam program sejuta rumah. (Istimewa)
JawaPos.com — PT Bank Syariah Nasional (BSN) terus memacu penyaluran pembiayaan perumahan bersubsidi dengan menggelar akad massal KPR BSN Sejahtera sebanyak 6.000 unit rumah secara serentak di seluruh kantor cabang nasional. Aksi korporasi ini dipusatkan di Perumahan Siba Garden, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Direktur Consumer Banking Bank BSN, Mochamad Yut Penta mengatakan bahwa, pelaksanaan akad serentak ini merupakan instrumen taktis korporasi untuk menjawab tingginya backlog hunian nasional sekaligus mensukseskan program strategis pemerintah.
"Tahun 2026, Bank BSN kembali mendapat amanah dari pemerintah untuk menyalurkan KPR Bersubsidi dengan target sebanyak 73.700 unit KPR FLPP. Kegiatan Semarak Akad Massal seperti yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu strategi penting dalam mengakselerasi pencapaian target tersebut. Ini wujud nyata komitmen Bank BSN dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan Program Tiga Juta Rumah," kata Yut Penta di Deli Serdang, Kamis (25/6).
Ekspansi masif Bank BSN di sektor properti ini tercermin langsung dari penguasaan pasar yang terus meningkat.
Hingga periode Januari sampai dengan Juni 2026, Bank BSN telah menyalurkan sebanyak 28.000 unit KPR FLPP. Berdasarkan data BP Tapera per 24 Juni 2026, market share KPR Subsidi Bank BSN kini telah menembus 24,6%, meningkat dibandingkan per Desember 2025 yang sebesar 21,32%.
"Capaian ini menunjukkan peningkatan bermakna pada aktivitas ekonomi di sektor properti serta tingginya minat masyarakat terhadap kepemilikan rumah," jelasnya.
Dari sisi profil nasabah, akad massal kali ini menunjukkan diversifikasi profesi yang merata dan menjangkau sektor luas, mulai dari guru, tenaga kesehatan, karyawan swasta, hingga pelaku UMKM. Sentuhan inklusivitas inilah yang menjadi fokus BSN agar skema pembiayaan bersubsidi ramah bagi pekerja informal dengan pendapatan tidak tetap.
"Para calon nasabah berasal dari berbagai latar belakang profesi, baik sektor formal maupun informal. Kami mengucapkan selamat, semoga rumah ini meningkatkan kualitas hidup keluarga nasabah. Kami juga mengingatkan agar hunian selalu dirawat dan memenuhi kewajiban angsuran tepat waktu. Manfaatkan pula layanan Mobile Banking Bale Syariah guna mempermudah transaksi harian hingga pembayaran angsuran," pungkas Yut Penta.
Guna memastikan mitigasi risiko dan menjaga kualitas pembiayaan (non-performing financing), aplikasi Bale Syariah dioptimalkan sebagai jangkar transaksi digital nasabah, mulai dari pembayaran listrik, air, hingga cicilan rumah secara real-time.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022