
Omar Marmoush cetak gol pembuka dalam laga Manchester City vs Wolves. (X/@ManCity)
JawaPos.com - Manchester City sukses mengamankan poin penuh saat menjamu tim papan bawah Wolves dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium pada Sabtu (24/1).
Keputusan sang pelatih Pep Guardiola untuk melakukan rotasi besar-besaran, termasuk mencadangkan Erling Haaland terbukti ampuh mengembalikan performa apik The Citizens.
Dilansir dari ESPN, Manchester City sempat mengalami paceklik kemenangan dalam empat laga terakhir. Namun, mereka akhirnya berhasil bangkit dengan performa yang dominan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tidak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk memecah kebuntuan. Pada menit keenam, mantan pemain Wolves Matheus Nunes melakukan akselerasi di sisi kanan dan melepaskan umpan silang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Omar Marmoush.
Gol cepat itu langsung meruntuhkan kepercayaan diri tim tamu yang datang dengan catatan empat laga tak terkalahkan.
Bek yang baru saja didatangkan dari Crystal Palace Marc Guehi menjalani debutnya dengan sangat tenang. Kehadirannya memberikan stabilitas baru di lini belakang, bahkan Guehi berkontribusi dalam memulai skema serangan balik yang membahayakan gawang Wolves.
Pep Guardiola bahkan memuji debutnya dengan Ruben Dias.
“Dia tahu segalanya. Saya ingat ini mirip seperti saat Ruben Dias tiba, dia punya fokus yang luar biasa dalam setiap tindakan yang dilakukannya,” ujar Guardiola.
Menjelang akhir babak pertama, Manchester City menggandakan keunggulan. Antoine Semenyo mengontrol operan Bernardo Silva dan melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang Jose Sa. Gol itu menjadi koleksi ketiga Semenyo dalam empat laga terakhirnya.
Pertandingan sempat diwarnai ketegangan saat wasit Farai Hallam yang menjalani debut memimpin laga kasta tertinggi liga Inggris menolak memberikan penalti kepada Manchester City.
Meski bola mengenai lengan Yerson Mosquera di kotak penalti, Hallam tetap pada keputusannya setelah meninjau monitor VAR dan menganggap kontak yang dilakukan tidak sengaja. Keputusan itu sempat membuat Pep Guardiola berang di pinggir lapangan.
Sebenarnya, strategi mencadangkan Erling Haaland sendiri diambil bukan tanpa alasan. Striker Norwegia itu menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah hanya mencetak satu gol dari delapan laga terakhir.
Haaland baru dimasukkan pada 17 menit terakhir pertandingan untuk menjaga ritme bermainnya. Langkah itu dianggap cerdik karena Manchester City harus mempersiapkan diri menghadapi laga hidup mati melawan Galatasaray di Liga Champions pada Kamis (29/1).
Kemenangan Manchester City membuat jarak dengan Arsenal kian menipis dengan selisih empat angka.
Di sisi lain, Wolves sempat mengancam melalui sundulan Mosquera yang mengenai mistar gawang di akhir laga. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat tim asuhan Rob Edwards itu harus pulang dengan tangan hampa dan tetap terpuruk di dasar klasemen.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
