
Micky van de Ven. (ESPN)
JawaPos.com – Situasi sulit tengah melanda Tottenham Hotspur. Bek tengah mereka, Micky van de Ven, menyebut periode yang dialami The Lilywhites saat ini sebagai masa yang “mengerikan”.
Hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir membuat mental tim ikut terdampak. Menurut Van de Ven, rentetan kekalahan membuat kepercayaan diri para pemain menurun dan menyulitkan tim untuk segera bangkit.
“Ini benar-benar masa yang mengerikan bagi tim. Hasil-hasil yang kami dapatkan belakangan membuat mental tim semakin sulit untuk bangkit dalam waktu dekat,” ujarnya.
Baca Juga:Dewa United Tersingkir dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Ingin Perkuat Kondisi Fisik
Tren negatif tersebut terjadi sejak kedatangan pelatih baru Igor Tudor. Dalam empat laga awal bersama pelatih asal Kroasia itu, Tottenham selalu menelan kekalahan.
Situasi itu berpotensi semakin berat karena lawan berikutnya adalah Liverpool FC. Pertandingan akan digelar di Anfield pada 15 Maret mendatang.
Jika tidak segera bangkit, tekanan terhadap Tottenham dipastikan akan semakin besar. Apalagi, mereka harus menghadapi salah satu tim paling konsisten di Liga Inggris musim ini.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
