
Pemain FC Como. (Dok. Como)
JawaPos.com–Klub Italia Como 1907 menghadapi situasi yang tidak ideal jelang kemungkinan tampil di UEFA Champions League musim depan. Bukan soal performa di lapangan, melainkan persoalan administratif yang bisa menggagalkan langkah mereka ke kompetisi elite Eropa tersebut.
Berdasar laporan SportMediaset, Como disebut masih belum memenuhi hingga 14 parameter penting untuk mendapatkan lisensi UEFA. Persyaratan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kelayakan stadion, kondisi finansial klub, hingga komposisi skuad yang sesuai regulasi.
Salah satu kendala utama terletak pada stadion. Markas Como saat ini dinilai belum memenuhi standar yang ditetapkan UEFA untuk menggelar pertandingan Liga Champions.
Sebagai solusi sementara, pihak klub memasukkan stadion milik Udinese Calcio sebagai alternatif dalam proses pengajuan lisensi. Langkah ini diambil demi memastikan mereka tetap memiliki opsi venue yang sesuai regulasi jika berhasil lolos.
Masalah lain yang tak kalah krusial adalah komposisi pemain. UEFA mewajibkan setiap klub memiliki minimal delapan pemain homegrown atau yang dibesarkan di Italia, dengan rincian empat di antaranya harus berasal dari akademi klub sendiri. Namun, kondisi Como saat ini jauh dari ideal.
Skuad Como disebut hanya memiliki dua pemain Italia, yakni Vigorito dan Edoardo Goldaniga. Dari keduanya, hanya Goldaniga yang sempat tampil, itupun dengan menit bermain yang sangat terbatas.
Situasi ini membuat Como kesulitan menyusun daftar pemain yang memenuhi kriteria UEFA untuk kompetisi Eropa. Presiden klub Mirwan Suwarso dikabarkan tengah menyiapkan langkah darurat.
Salah satunya adalah mengajukan permohonan dispensasi kepada UEFA guna mengatasi berbagai kekurangan yang ada. Namun, belum ada kepastian apakah permintaan tersebut akan dikabulkan.
Jika tidak segera dibenahi, Como berpotensi menghadapi skenario pahit yaitu berhasil meraih tiket ke Liga Champions, namun gagal berpartisipasi karena tidak lolos verifikasi administratif.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
