
Jurgen Klopp dan Mohamed Salah berpelukan. (Dok. TEAMtalk)
JawaPos.com - Legenda hidup Mohamed Salah akhirnya memasuki babak akhir kariernya bersama Liverpool. Setelah hampir satu dekade penuh kejayaan di Anfield, kepastian kepergiannya di akhir musim memicu gelombang nostalgia sekaligus spekulasi besar soal klub berikutnya.
Didatangkan pada Juli 2017 dengan biaya GBP 36,9 juta, Salah menjelma menjadi salah satu transfer terbaik sepanjang sejarah klub. Dengan torehan 255 gol, ia kini duduk di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liverpool sebuah pencapaian yang mengukuhkan statusnya sebagai legenda.
Selama bertahun-tahun, beredar rumor bahwa mantan manajer Jürgen Klopp sebenarnya lebih menginginkan Julian Brandt dibanding Salah. Bahkan disebut-sebut Klopp baru beralih ke Salah setelah gagal mendapatkan Brandt.
Namun, Klopp akhirnya meluruskan cerita tersebut. Dalam wawancaranya, Klopp menegaskan bahwa proses perekrutan berjalan normal dan Salah memang sudah menjadi target utama sejak awal.
"Kami berbicara dengan beberapa pemain sayap, termasuk Brandt dan Salah. Tapi bukan karena kami ditolak lalu beralih. Kami 100% yakin Salah adalah pilihan yang tepat bahkan lebih yakin daripada dirinya sendiri," ujar Klopp.
Pernyataan ini sekaligus mematahkan salah satu teori konspirasi terbesar di kalangan fans Liverpool selama bertahun-tahun.
Dengan masa depannya kini terbuka, berbagai spekulasi bermunculan. Salah satunya adalah kemungkinan hijrah ke Major League Soccer (MLS).
Namun, Presiden New York City FC, Brad Sims, menegaskan bahwa belum ada kontak apa pun dengan pihak Salah.
"Kami tentu ingin pemain seperti Salah. Tapi tidak ada pembicaraan sama sekali. Yang terpenting adalah apakah pemain itu benar-benar ingin bermain di MLS," jelasnya.
Di sisi lain, mantan bek Liverpool Jamie Carragher percaya Salah masih ingin bersaing di level tertinggi Eropa.
Ia bahkan memprediksi kembalinya Salah ke Serie A liga yang pernah ia jajal bersama AS Roma.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
