
Trent Alexander-Arnold. (Dok. Instagram/@trent)
Bek kanan Real Madrid itu mengunggah foto dirinya dengan caption singkat: ‘Madrid. Dan tidak ada yang lain.’ Sebuah kalimat yang langsung ditafsirkan banyak pihak sebagai bentuk kekecewaan. Dan ya, Tuchel menyadarinya.
Melansir Give Me Sport, alih-alih memperkeruh suasana, Tuchel memilih pendekatan yang cukup tenang saat diminta menanggapi unggahan tersebut.
"Ya, wajar saja, wajar saja."
Respons singkat, tapi cukup menggambarkan bahwa ia memahami perasaan pemainnya. Namun di balik itu, Tuchel tetap berdiri teguh pada keputusannya.
"Saya rasa ini adalah keputusan yang sangat sulit yang kami ambil. Tidak ada keraguan tentang bakatnya, tidak ada keraguan tentang kariernya dan apa yang bisa dia berikan kepada tim."
Soal Taktik, Bukan Kualitas
Tuchel menegaskan bahwa keputusan ini bukan soal kualitas individu, melainkan soal kecocokan dengan sistem permainan yang sedang ia bangun.
"Kami menciptakan model permainan yang sedikit berbeda ketika dia tidak berada di kamp pada bulan September, Oktober, November - itu adalah model permainan yang dibangun di atas intensitas dan positivitas, bahkan dibangun berdasarkan profil bek kanan yang mengandalkan overlap dan underlap, sangat intens."
"Profil pemain di kamp pelatihan agak berbeda, namun mereka tampil sangat baik. Kami hanya akan mengandalkan pemain-pemain ini."
Dengan kata lain, ini bukan soal siapa yang lebih bagus tapi siapa yang paling cocok.
Sudah Ada Komunikasi Langsung
Tuchel juga mengungkapkan bahwa ia tidak membiarkan situasi ini menggantung. Ia langsung menghubungi Alexander-Arnold untuk menjelaskan keputusannya.
"Dia bersama kami di bulan Juni, mungkin dia pantas mendapatkan kesempatan kedua. Ini keputusan yang sangat sulit, saya menyadarinya."
