
Selebrasi kemenangan Emiliano Martinez. (Dok Aston Villa FC)
JawaPos.com - Emiliano Martinez mengaku timnas Argentina bermain buruk meski berhasil mengalahkan Mauritania pada laga persahabatan. Laga yang berakhir dengan skor 2-1 tersebut dimainkan di Alberto Jose Armando, Sabtu (8/3).
Timnas Argentina berhasil unggul lewat gol yang dicetak oleh Nico Paz dan Enzo Fernandez di babak pertama. Namun, di babak kedua mereka tidak bisa menambah gol dan justru kebobolan dari Mauritania yang dicetak Jordan Lefort pada menit ke-90+4.
Permainan buruk diakui Emiliano Martinez yang menilai timnas Argentina tidak punya intensitas dan kecepatan. Kekurangan tersebut perlu menjadi perhatian bagi tim juara Piala Dunia 2022 tersebut.
"Sejujurnya, cukup buruk. Ini adalah salah satu pertandingan persahabatan terburuk yang pernah kami mainkan. Kami kurang intensitas, kurang permainan, kurang kecepatan. Ini sesuatu yang perlu kami analisis, dan ketika kami mengenakan seragam tim nasional, kami harus tampil jauh lebih baik," kata Emiliano Martinez yang dikutip dari ESPN, Sabtu (28/3).
Menurut Martinez, tim lawan yang berperingkat 115 dunia tersebut dianggap terlalu sering menyerang pertahanan timnas Argentina. Kiper berusia 33 tahun tersebut ingin di pertandingan selanjutnya, timnya bermain lebih bersemangat.
"Saya berusaha hadir ketika dibutuhkan, dan mereka terlalu sering menekan kami. Kami menang, kami tidak terlalu mengenal lawan, dan mereka bermain seolah-olah hidup mereka bergantung pada kemenangan itu. Kita perlu menunjukkan sedikit lebih banyak semangat," ujar Martinez.
Babak kedua menjadi permainan buruk yang dilakukan timnas Argentina. Martinez tahu betul bahwa rekan setimnya bermain hati-hati karena takut cedera, tapi mereka seharusnya memberikan segalanya untuk tim nasional.
"Kami kurang intensitas di babak kedua; kami harus bermain lebih baik. Kemarin kami kehilangan Panichelli karena cedera ligamen lutut, yang sangat merugikan kami. Mungkin hari ini kami bermain dengan intensitas sedikit lebih rendah karena takut cedera, tetapi ketika kami mengenakan seragam tim nasional, kami harus bermain jauh lebih baik," pungkas kiper Aston Villa itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022