
Pelatih Chelsea Liam Rosenior ingin timnya bersikap lebih tenang. (X/@ChelseaFC)
JawaPos.com - Chelsea menutup pekan penuh tekanan dengan serangkaian evaluasi internal yang berpotensi menjadi titik balik di era kepemilikan BlueCo. Pelatih kepala Liam Rosenior menyebut periode 10 hari menjelang jeda internasional sebagai yang paling sulit dalam kariernya.
Situasi sulit itu dipicu hasil buruk di kompetisi Eropa. Lebih dari dua pekan setelah tersingkir dari Liga Champions dengan agregat telak 2-8 oleh Paris Saint-Germain (PSG), dampaknya masih terasa di dalam skuad Chelsea. Kekalahan pedih itu diperburuk dengan hasil negatif beruntun di Premier League yang membuat peluang Chelsea lolos ke Liga Champions musim depan semakin berat.
Di tengah tekanan itu, sebuah polemik juga muncul dari pernyataan wakil kapten Enzo Fernandez dalam sebuah wawancara. Komentar yang disampaikan kepada Luzu TV dinilai melewati batas, sehingga Rosenior mengambil keputusan tegas dengan mencoret sang pemain dari laga Piala FA melawan Port Vale serta pertandingan liga Inggris berikutnya menghadapi Manchester City.
Meski agen Fernandez menilai hukuman yang dijatuhkan tidak adil dan komentar sang pemain tidak dimaksudkan untuk merendahkan klub, situasi itu memperkeruh rumor terkait masa depan gelandang asal Argentina itu. Bahkan, mantan pemain Chelsea Javier Pastore menyebut Fernandez dapat mempertimbangkan opsi lain jika negosiasi kontrak baru tidak menemui titik temu setelah Piala Dunia.
Di sisi lain, bek kiri Chelsea Marc Cucurella ikut memberikan pandangannya. Dalam wawancaranya bersama The Athletic, Cucurella menilai Chelsea harus membayar harga atas kurangnya pengalaman saat menghadapi PSG. Pernyataan itu pun mendapat tanggapan dari Rosenior yang menyayangkan isi wawancara Cucurella karena tidak lebih dulu disampaikan secara internal.
Dalam konferensi pers, Rosenior berulang kali menekankan pentingnya stabilitas emosi sebagai faktor kunci yang harus diperbaiki. Menurut sang pelatih, tim membutuhkan pemain yang mampu tetap tenang dalam situasi sulit, baik di tengah pertandingan maupun sepanjang musim. Pernyataan itu mengindikasikan bahwa Chelsea mulai menyadari perlunya keseimbangan antara pemain muda dan sosok berpengalaman dalam skuad.
Sebelumnya, Cucurella juga telah menyoroti hal serupa. Pemain berusia 27 tahun itu menilai bahwa meski fondasi tim sudah kuat dengan banyak talenta muda, untuk bersaing memperebutkan gelar besar seperti Premier League dan Liga Champions, diperlukan tambahan pemain yang memiliki pengalaman menghadapi tekanan di level tertinggi.
“Saya tahu para pemain muda adalah mereka yang akan memiliki pengalaman di masa depan. Namun, Anda perlu menemukan keseimbangan antara keduanya (pemain muda dan pemain berpengalaman),” kata Cucurella dikutip dari The Athletic.
Pandangan itu sebenarnya bukan hal baru. Sejak akuisisi BlueCo pada 2022, banyak pihak menilai strategi perekrutan Chelsea yang berfokus pada pemain muda perlu diimbangi dengan pengalaman. Saat ini, Rosenior menegaskan bahwa klub tetap berambisi meraih gelar dalam waktu dekat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
