
Kiper Cremonese Emil Audero. (Dok. Emil Audero)
JawaPos.com–Emil Audero gagal meraih kemenangan bersama Cremonese setelah kalah dari Cagliari di Liga Italia pekan ke-32. Laga yang berakhir dengan skor 0-1 tersebut dimainkan di Unipol Domus, Sabtu (11/4).
Cremonese dan Cagliari sama-sama bermain menyerang meski di babak pertama tidak ada gol yang terjadi. Namun di babak kedua, Cagliari lebih banyak bermain menyerang yang membuat mereka unggul lewat gol yang dicetak Sebastiano Esposito menit ke-63.
Aksi penyelamatan yang ciamik dilakukan Emil Audero dalam mengawal gawang Cremonese. Melansir Fotmob, dia berhasil melakukan empat penyelamatan selama bermain 90 menit.
Baca Juga:Arief Catur Sering Kecolongan! Ini Rapor Merah Persebaya Surabaya Saat Hadapi Persija Jakarta di GBK
Di babak pertama, kiper Timnas Indonesia tersebut sudah melakukan dua penyelamatan di menit ketiga dan 34. Sementara di babak kedua, Emil Audero juga melakukan dua penyelamatan di menit ke-54 dan 75.
Hingga pekan ke-32, Emil Audero sudah kebobolan 40 gol. Kiper berusia 29 tahun itu terakhir kali meraih clean sheet saat menang menghadapi Parma pada Maret.
Di sisi lain, pelatih Cremonese Marco Giampaolo sangat kecewa dengan penampilan para pemainnya. Dia menilai tim asuhannya tidak bereaksi setelah kebobolan pada menit ke-63.
”Sampai saat itu, tim bermain sangat baik, menunjukkan momentum dan mengendalikan permainan. Setelah gol tersebut, saya kecewa dengan kurangnya reaksi dan kenyataan bahwa para pemain mungkin berpikir mereka telah kalah,” tutur Marco Giampaolo.
”Jika saya punya keluhan, saya akan mengatakan itu adalah kurangnya reaksi dan kurangnya keberanian dalam mencoba menciptakan peluang yang bisa membuat Cagliari kesulitan,” kata Marco Giampaolo setelah pertandingan yang dikutip laman resmi Cremonese, Minggu (12/4).
Pelatih 58 tahun tersebut sebenarnya senang dengan performa Cremonese sampai mereka kebobolan. Setelah itu, para pemain Cremonese terlihat kehilangan kepercayaan diri.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
