
Suporter Indonesia harus menjadi tuan rumah yang baik
JawaPos.com - Pertemuan antara Tim Nasional (Timnas) U-16 Indonesia dengan Malaysia pada semifinal Piala AFF U-16 2018, membuat panitia penyelenggara ekstrawaspada. Pihak panitia mengimbau seluruh pihak agar tidak memprovokasi dan saling respek.
Pertemuan kedua negara bisa dibilang sebagai ulangan semifinal Piala AFF U-19 2018, dua minggu yang lalu. Pada saat itu Malaysia berhasil mengalahkan Indonesia dalam drama adu penalti. Malaysia akhirnya keluar sebagai juara di ajang tersebut.
Hubungan kedua negara sempat 'memanas' sebelum Piala AFF U-16 2018 dimulai. Penyebabnya adalah ulah pemain Malaysia, Amirul Ashrafiq yang membalik bendera Indonesia dalam story di akun Instagram pribadinya.
Berkaca dari ketegangan kedua negara sebelum turnamen berlangsung, Wakil Ketua Panitia Piala AFF U-16, Amir Burhannudin SH berharap semua pihak bisa menjaga diri dan ketertiban. Baik di stadion maupun di media sosial.
"Pertandingan sepak bola ini merupakan sebuah games. Marilah kita menghargai, respek terhadap pemain, baik itu pemain Indonesia maupun Malaysia. Mungkin selama ini suasana panas terjadi di media sosial. Tapi marilah di lapangan semua itu kita hilangkan," ajak Amir.
Dalam rilis yang diterima JawaPos.com, Selasa (7/8) petang, Amir menjelaskan bahwa Piala AFF U-16 adalah sebuah turnamen kelompok umur. Sehingga, jangan sampai diracuni dengan perasaan dan ujaran-ujaran kebencian.
"Kami sudah mendapat sorotan yang buruk saat Piala AFF U-19. Kami berharap sekarang ini semua masyarakat Indonesia terutama suporter untuk mengubah sikap menjadi tuan rumah yang baik," harap Amir.
"Sekali lagi, ini adalah turnamen kelompok umur. Mereka masih anak-anak. Anggap saja mereka adalah anak kita sendiri. Menang kita sanjung, kalah pun tetap kita dukung," imbuhnya.
"Demikian juga dengan tim Malaysia, mereka juga masih anak-anak. Jangan beri mereka kenangan tidak bagus terhadap perbuatan kita. Mari kita buat mereka memiliki kenangan manis dengan sambutan yang manis dan dukungan. Mari kita tunjukkan kita adalah bangsa yang sopan, menghargai bangsa lain," tutup Amir.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
