Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 19.27 WIB

Komentar Kontroversial Yuran Fernandes Berujung Teguran untuk PSM Makassar dari PT LIB

Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes. (Instagram Yuran Fernandes) - Image

Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes. (Instagram Yuran Fernandes)

JawaPos.com–PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi melayangkan teguran kepada klub PSM Makassar menyusul pernyataan pedas yang dilontarkan bek mereka, Yuran Fernandes. Komentar sang pemain dinilai telah mencoreng citra PSSI, PT LIB, serta persepakbolaan nasional.

Teguran ini dikeluarkan setelah Yuran Fernandes mengunggah pernyataan di media sosial yang dinilai mengandung tuduhan serius. Dalam unggahannya, pemain asal Tanjung Verde itu menyinggung soal profesionalisme bahkan menyiratkan dugaan adanya korupsi dalam dunia sepak bola Indonesia.

PT LIB menilai isi unggahan tersebut bertentangan dengan nilai serta komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga marwah sepak bola nasional dan bisa berimplikasi hukum.

Kritik Fernandes dilontarkan usai PSM Makassar takluk 1-3 dari PSS Sleman pada laga pekan ke-31 Liga 1 musim 2024/2025 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (3/5).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan reaksi keras. Dia menyebut pernyataan Yuran bukan bentuk kritik membangun, melainkan penghinaan yang tidak patut disampaikan seorang profesional yang tengah berkarir di Indonesia.

"Dia sudah minta maaf. Tapi kalau dia menyesal, jangan main di Indonesia. Main saja di luar negeri. Jangan cari makan di sini lalu jelek-jelekkan liga kita," tegas Erick dalam keterangannya di Ciputat, Selasa (6/5).

Tak hanya menyoroti Yuran, Erick juga meminta PT LIB selaku operator Liga 1 untuk lebih tegas menindak pelanggaran semacam ini, baik dari klub maupun pemain. Dia menegaskan bahwa ketegasan diperlukan demi menjaga marwah liga domestik.

"Saya meminta PT LIB juga bertindak tegas terhadap liga dan para pemain. Jika tidak, saya sendiri yang akan ambil langkah terhadap liganya," tandas Erick.

Yuran Fernandes diketahui telah menyampaikan permohonan maaf atas ucapannya. Namun, polemik ini menjadi peringatan bahwa kritik yang tidak disampaikan secara bijak dapat berbuntut panjang, tak hanya bagi individu, tetapi juga klub yang diwakilinya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore