
Francisco Rivera dan Jordi Amat akan sajikan duel pemain termahal di alga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya, Persija Jakarta)
JawaPos.com-Gelora Bung Tomo (GBT) bakal bergetar malam ini. Ribuan Bonek dan Jakmania siap berpesta saat Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta dalam laga big match Super League 2025/2026 pekan kesembilan, Sabtu (18/10/2025) pukul 19.00 WIB.
Duel dua tim besar ini bukan sekadar adu gengsi, tapi juga soal peluang untuk menembus papan atas klasemen.
Persebaya Surabaya saat ini duduk di posisi enam dengan 10 poin, sedangkan Persija berada dua strip di atasnya dengan 11 poin.
Meski tertinggal secara angka, Green Force justru diunggulkan pada laga ini. Alasannya sederhana: GBT selalu jadi tempat angker bagi Persija sejak Persebaya Surabaya kembali ke kasta tertinggi pada 2018.
Catatan di GBT benar-benar berpihak kepada tim tuan rumah.
Dari empat kali menjamu Persija di stadion kebanggaan warga Surabaya itu, Persebaya Surabaya belum pernah kalah dengan rincian dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Salah satu kemenangan paling berkesan terjadi pada musim 2018. Kala itu Green Force menang telak 3-0 lewat gol Osvaldo Haay, Oktafianus Fernando, dan Feri Pahabol di depan puluhan ribu Bonek yang memadati stadion.
Momen serupa kembali terulang musim lalu ketika Persebaya Surabaya menumbangkan Persija 2-1.
Sempat tertinggal lebih dulu lewat penalti Gustavo Almeida, tim asuhan Eduardo Pérez bangkit lewat dua gol cantik dari Flávio Silva dan Mohammed Rashid.
Dua laga kandang lainnya di GBT berakhir imbang dengan skor identik 1-1, masing-masing pada musim 2019 dan 2023/2024. Saat itu, Persebaya Surabaya selamat berkat gol Misbakhus Solikin dan Bruno Moreira di menit-menit akhir.
Menariknya, satu-satunya kekalahan Persebaya Surabaya atas Persija saat berstatus tuan rumah justru terjadi bukan di Surabaya.
Kekalahan itu hadir di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada musim 2022/2023 dengan skor tipis 0-1.
Kondisi tersebut membuat laga malam ini kental aroma balas dendam bagi Persija.
Macan Kemayoran datang ke Surabaya dengan motivasi besar setelah gagal menang dalam tiga laga terakhir, termasuk dua kekalahan beruntun di laga tandang.
