Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Oktober 2025, 14.51 WIB

Tembus Rp 12,17 Miliar! Duel Pemain Termahal di Laga PSBS Biak vs Persebaya Surabaya, Ruyery Blanco vs Francisco Rivera

Momentum Francisco Rivera tegaskan kualitasnya bersama Persebaya Surabaya saat hadapi PSBS Biak. (Persebaya Surabaya) - Image

Momentum Francisco Rivera tegaskan kualitasnya bersama Persebaya Surabaya saat hadapi PSBS Biak. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com—Pertarungan panas bakal tersaji di Stadion Maguwoharjo, Jumat sore (24/10). PSBS Biak menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-10 Super League 2025/2026. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tapi juga ajang unjuk gengsi dua pemain dengan nilai pasar fantastis.

Total harga keduanya menembus Rp 12,17 miliar. Ruyery Blanco di kubu PSBS Biak bernilai Rp 4,35 miliar, sedangkan Francisco Rivera dari Persebaya Surabaya dihargai Rp 7,82 miliar.

Pertemuan dua pemain termahal ini diprediksi jadi sorotan utama dalam duel bertajuk Badai Pasifik vs Green Force tersebut. PSBS Biak datang ke laga ini dengan tren yang kurang meyakinkan. Tim asuhan Divaldo Alves baru mengumpulkan lima poin dari delapan pertandingan dan kini terdampar di peringkat ke-17 klasemen sementara.

Dalam tiga laga terakhir, PSBS hanya meraih satu poin. Permainan mereka menurun, terutama di lini depan yang belum menemukan konsistensi mencetak gol.

Sebaliknya, Persebaya Surabaya juga belum menunjukkan performa stabil. Tim besutan Eduardo Perez berada di posisi ke-11 klasemen dengan koleksi 10 poin dari tujuh pertandingan.

Pada laga sebelumnya, Green Force tumbang 1-3 dari Persija Jakarta. Kekalahan itu membuat Persebaya Surabaya berambisi bangkit dan memperbaiki posisi di papan tengah klasemen.

Dua tim ini sudah saling berhadapan musim lalu, dan hasilnya berpihak pada Persebaya Surabaya. Dalam dua pertemuan, Persebaya Surabaya sukses memetik kemenangan 1-0 di kandang dan tandang, masing-masing lewat gol Flavio Silva dan Bruno Moreira.

Kini, PSBS punya senjata baru di lini depan: Ruyery Blanco. Penyerang asal Kolombia itu diharapkan bisa menjadi pembeda dan membawa warna baru bagi serangan Badai Pasifik.

Ruyery Alfonso Blanco Yus lahir di Santa Marta, Kolombia, pada 7 Desember 1998. Dengan tinggi 1,79 meter, ia dikenal sebagai penyerang tengah murni yang mengandalkan kecepatan dan insting tajam di depan gawang.

Pemain berusia 26 tahun itu bergabung dengan PSBS Biak pada 1 Agustus 2025. Meskipun baru beberapa bulan di Indonesia, namanya langsung mencuri perhatian berkat kontribusinya di beberapa laga awal musim.

Ruyery tercatat memiliki kaki dominan kanan dan dinaungi agen Top Talent, yang juga menaungi banyak pemain asal Amerika Selatan. Gaya bermainnya eksplosif dan efisien, cocok untuk strategi serangan cepat Divaldo Alves.

Nilai pasar Ruyery kini mencapai Rp 4,35 miliar, menjadikannya pemain dengan valuasi tertinggi di skuad PSBS Biak. Ekspektasi tinggi pun melekat di pundaknya untuk memecah kebuntuan lini serang tim asal Papua itu.

Di kubu seberang, Persebaya Surabaya mengandalkan sosok Francisco Israel Rivera Dávalos sebagai motor serangan. Gelandang asal Meksiko itu bukan hanya kreator, tapi juga penyumbang gol penting bagi Green Force.

Rivera lahir di San Luis Potosí, Meksiko, pada 23 September 1994 dan kini berusia 31 tahun. Dengan tinggi 1,70 meter dan kaki dominan kiri, dia dikenal memiliki visi permainan tajam serta kemampuan umpan vertikal yang akurat.

Bergabung sejak 1 Juli 2024, Rivera menjadi salah satu pilar utama di lini tengah Persebaya Surabaya. Kontraknya masih berlaku hingga 31 Mei 2026, menunjukkan kepercayaan besar klub terhadap kontribusinya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore