
Wiliam Marcilio menutup perjalanannya bersama Maung Bandung. (@wiliamm96)
JawaPos.com-Di tengah perjalanan musim yang masih panjang, Persib Bandung harus menutup satu bab penting dalam skuadnya. Kebersamaan maung Bandung dengan Wiliam Marcilio resmi berakhir.
Keputusan berpisah ini menjadi sorotan karena terjadi saat Maung Bandung masih berjuang di dua ajang penting. Yakni kompetisi domestik Super League dan AFC Champions League Two 2025.
Gelandang serang asal Brasil tersebut menutup perjalanan bersama Persib dengan pesan perpisahan yang sarat emosi. Melalui akun Instagram pribadi @wiliamm96, pada Minggu (21/12), Wiliam mengonfirmasi bahwa dia tidak lagi menjadi bagian skuad Pangeran Biru pada paruh kedua musim ini.
Dalam unggahan, Wiliam menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan pernah mengenakan seragam Persib. Dia menyebut bermain untuk klub kebanggaan Jawa Barat itu sebagai sebuah kehormatan besar yang akan selalu dia kenang sepanjang karirnya.
"Hari ini saya menutup satu bab dengan hati yang penuh rasa syukur. Mengenakan jersey Persib Bandung adalah kehormatan yang akan saya bawa selamanya," tulis Wiliam.
Meski masa baktinya tak berlangsung panjang, Wiliam menegaskan bahwa dia meninggalkan klub dengan keyakinan telah memberikan yang terbaik. Dia merasa masih memiliki kapasitas untuk berkontribusi lebih besar, seiring besarnya harapan yang layak didapatkan klub dan para pendukung.
Ucapan terima kasih dia sampaikan kepada seluruh elemen klub. Mulai dari rekan setim, staf, jajaran manajemen, hingga tim pelatih yang menurutnya bekerja tanpa lelah untuk menjadikan Persib sebagai klub besar.
Tak lupa, Wiliam juga menaruh penghormatan khusus kepada Bobotoh yang selalu memberikan dukungan di dalam maupun luar lapangan.
"Saya merasakan langsung kekuatan basis pendukung yang penuh gairah. Setiap sesi latihan, setiap pertandingan, dan setiap nyanyian dari tribun akan selalu saya bawa," ungkap William.
Wiliam menutup pesannya dengan penuh respek dan kehangatan. Dia menyatakan pergi dengan kepala tegak, membawa persahabatan, kenangan, serta rasa kasih sayang terhadap klub yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanannya sebagai pemain dan pribadi.
"Makasih Persib Bandung, makasih Bandung, terima kasih para pendukung. Sampai jumpa lagi," tutup William.
Kepergian Wiliam Marcilio menandai berakhirnya satu cerita di tengah musim yang masih panjang bagi Persib. Kini, manajemen dan tim pelatih dihadapkan pada tantangan untuk menjaga stabilitas tim demi tetap bersaing di level tertinggi.
Nama Wiliam akan tetap menjadi bagian dari catatan perjalanan Maung Bandung di musim 2025/2026.
