Elkan Baggot saat hadiri konferensi pers. (Instagram/@timnasindonesia)
JawaPos.com- Bek andalan Timnas Indonesia, Elkan Baggott, akhirnya kembali ke skuad Garuda dengan semangat baru setelah cukup lama absen dari panggilan internasional. Momen comeback ini disambutnya dengan penuh antusias, sekaligus tekad kuat untuk kembali memberikan kontribusi maksimal bagi tanah air.
Dalam konferensi pers jelang laga FIFA Series melawan St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Elkan menegaskan rasa bangganya bisa kembali mengenakan seragam Merah Putih.
"Saya sangat senang bisa kembali dan mewakili negara saya lagi. Ini negara saya dan saya ingin memberikan yang terbaik serta membuat semua orang bangga," ujar Elkan yang kini memperkuat Ipswich Town tersebut.
Baca Juga:Kembali ke Timnas Indonesia, Elkan Baggott Enggan Beberkan Alasan Absen Selama hampir 2 Tahun
Elkan terakhir kali tampil bersama timnas saat ajang AFC Asian Cup 2023 yang berlangsung pada awal 2024 di Qatar. Terkait absennya dalam beberapa waktu terakhir, ia mengakui ada sejumlah alasan, namun memilih untuk tidak mengungkapkannya saat ini.
"Ada beberapa alasan mengapa saya tidak dipanggil, mungkin akan saya ceritakan lain waktu. Sekarang bukan waktu yang tepat. Yang jelas, saya sangat senang kembali dan merasa terhormat," katanya.
Lebih jauh, bek berusia muda ini melihat adanya perkembangan signifikan dalam tubuh Timnas Indonesia. Ia menilai meningkatnya jumlah pemain yang berkarier di Eropa telah membawa dampak positif terhadap kualitas dan daya saing tim.
"Saat ini lebih banyak pemain yang bermain di liga-liga top Eropa, dan itu meningkatkan standar tim. Kebersamaan serta semangat tim juga jauh lebih baik," ungkapnya.
Menurut Elkan, peningkatan kualitas tersebut juga menciptakan persaingan yang sehat di dalam skuad, yang pada akhirnya berdampak positif pada performa tim secara keseluruhan.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan kesiapan untuk membawa pengalaman yang didapat selama berkarier di Inggris, terutama dalam hal komunikasi, kepemimpinan, dan organisasi permainan di lini belakang.
"Saya cukup vokal di lapangan dan bisa membantu mengatur pemain di sekitar saya. Itu yang saya pelajari dalam beberapa tahun terakhir," jelasnya.
Dari sisi fisik, Elkan juga percaya diri bisa menambah kekuatan tim. Ia menilai kehadiran para pemain diaspora membuat postur dan kekuatan skuad Garuda semakin kompetitif.
"Secara fisik tim sekarang lebih kuat dengan banyaknya pemain dari Eropa. Saya juga membawa keunggulan dalam hal tinggi badan dan duel," tambahnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
