Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Piala Dunia adalah panggung terbesar sepak bola. Tapi uniknya, beberapa negara dengan jumlah penduduk sangat besar justru belum pernah merasakan tampil di putaran final turnamen tersebut.
Alasannya macam-macam. Ada yang karena sepak bola bukan olahraga utama, ada yang terkendala infrastruktur, dan ada juga yang federasinya sering bermasalah. Jadi, meski punya jutaan calon pemain, lolos ke Piala Dunia tetap bukan perkara gampang.
Melansir Give Me Sport, berikut delapan negara terbesar yang belum pernah lolos ke Piala Dunia sebagai negara merdeka:
Dengan populasi sekitar 71 juta jiwa, Thailand sebenarnya termasuk kekuatan besar di Asia Tenggara. Mereka sudah tujuh kali juara ASEAN, tapi belum pernah lolos ke Piala Dunia.
Prestasi terbaik mereka adalah mencapai putaran akhir kualifikasi pada 2002 dan 2018. Thailand juga pernah mencapai ranking FIFA tertinggi di posisi 43 pada 1998.
Vietnam tampil cukup menjanjikan dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan berhasil mencapai putaran ketiga zona Asia. Meski akhirnya finis di dasar klasemen grup, pencapaian itu menjadi yang terbaik sepanjang sejarah mereka. Negara ini memiliki populasi lebih dari 100 juta jiwa.
Sepak bola memang mulai berkembang di Filipina, tetapi bola basket dan tinju masih jauh lebih populer. Dengan populasi sekitar 117 juta jiwa, Filipina belum pernah benar-benar dekat dengan tiket ke Piala Dunia. Tim nasional mereka dikenal dengan julukan Azkals, yang berasal dari kata “askal” atau anjing jalanan.
Ethiopia hampir mencetak sejarah pada kualifikasi Piala Dunia 2014 sebelum kalah dari Nigeria di babak play-off Afrika. Negara dengan lebih dari 130 juta penduduk ini memang belum punya tradisi sepak bola sebesar negara Afrika lain, meski pernah juara Piala Afrika pada 1962.
Bangladesh adalah negara terpadat kedelapan di dunia dengan populasi lebih dari 170 juta jiwa. Namun, olahraga yang paling mendominasi di sana adalah kriket. Meski sepak bola punya basis penggemar besar, Bangladesh belum pernah tampil di Piala Dunia.
Pakistan memiliki populasi sekitar 250 juta jiwa, tetapi sepak bola belum berkembang maksimal karena masalah infrastruktur dan konflik internal federasi. Kriket tetap menjadi olahraga nomor satu di negara ini. Pakistan bahkan belum pernah benar-benar dekat dengan putaran final Piala Dunia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
