
Aremania siap dukung penuh Arema FC saat derbi Jawa Timur hadapi Persebaya Surabaya tiba. (Arema FC)
JawaPos.com - Arema FC memilih pendekatan realistis saat menghadapi Malut United FC pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/26. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Jumat (3/4) sore, tim tuan rumah lebih menitikberatkan pada performa sendiri ketimbang terlalu fokus pada kekuatan lawan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos dikutip dari ileague.id, menyadari bahwa Malut United sedang dalam tren positif. Ia menilai lawan memiliki kualitas merata, terutama di sektor penyerangan yang diisi pemain berpengalaman. Meski begitu, ia menegaskan timnya tidak akan terpaku pada satu atau dua nama saja.
Menurutnya, Malut United bukan hanya soal satu pemain kunci. Komposisi tim yang solid membuat mereka berbahaya di berbagai lini.
Namun, fokus utama tetap pada bagaimana Arema bisa tampil maksimal dengan skema permainan yang telah dipersiapkan selama latihan.
Santos juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara rasa percaya diri dan respek terhadap lawan. Ia menyebut Arema sebagai tim besar yang juga memiliki banyak pemain berkualitas. Dengan materi yang ada, ia yakin timnya mampu memberikan perlawanan sengit.
Di sisi lain, tantangan terbesar Arema FC justru datang dari internal tim, khususnya di lini pertahanan.
Absennya sejumlah pemain belakang membuat sektor ini menjadi perhatian utama dalam persiapan jelang laga. Santos mengakui kondisi tersebut, namun memastikan tim pelatih sudah menyiapkan solusi.
Ia mengatakan bahwa latihan intensif telah difokuskan untuk memperbaiki koordinasi di lini belakang. Selain itu, berbagai skenario permainan juga telah dicoba guna mengantisipasi tekanan dari lawan.
Harapannya, Arema bisa tampil lebih disiplin dan meminimalisir kesalahan yang kerap terjadi di pertandingan sebelumnya.
Saat ini, Arema FC masih berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin. Posisi tersebut membuat mereka perlu segera bangkit untuk memperbaiki peringkat. Laga melawan Malut United pun menjadi momen penting untuk meraih poin penuh.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
