Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Oktober 2021 | 04.37 WIB

Baznas Surabaya Dilantik Setelah 7 Tahun Vakum

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyapa Ketua Baznas Kota Surabaya H Moch Hamzah. Humas Pemkot Surabaya - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyapa Ketua Baznas Kota Surabaya H Moch Hamzah. Humas Pemkot Surabaya

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya melantik Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya periode 2021­–2026. Acara itu dilaksanakan di lobi lantai 2 Balai Kota Surabaya, Senin (25/10). Pelantikan itu sekaligus mengaktifkan kembali Baznas yang sebelumnya vakum selama 7 tahun.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku bersyukur karena Baznas Kota Surabaya kembali aktif. Dia berharap, Baznas bisa mengelola zakat dengan baik untuk menggerakkan perekonomian maupun kegiatan sosial di Kota Surabaya.

”Alhamdulillah hari ini (25/10) dilakukan pelantikan Baznas Kota Surabaya yang hampir 7 tahun hampir tak pernah ada kegiatan. Saya percaya, apabila zakat dikelola dengan baik, bisa digunakan untuk pengentasan kemiskinan. Zakat ini hukumnya fardhu ’ain bagi umat muslim di Kota Surabaya,” kata Eri.

Eri juga mendorong semangat ketua dan wakil ketua Baznas terpilih, agar bisa bersama-sama berjihad dan berjuang menegakkan aturan agama. Sehingga dapat menyelesaikan masalah sosial di Kota Surabaya dengan kekuatan zakat.

Eri memaparkan, zakat akan dimulai dari ASN (aparatur sipil negara) di Pemkot Surabaya. ASN Pemkot Surabaya berjumlah 15 ribu orang dengan pendapatan satu orang sekitar Rp 5 juta, zakatnya Rp 125 ribu. Dalam satu bulan zakat dari 15 ribu ASN itu bisa terkumpul sekitar Rp 1,5 miliar.

”Saya tahu zakat itu sifatnya tahunan. Namun, akan lebih baik kalau setiap bulan kita berzakat ketika kita memiliki penghasilan. Seluruh ASN mulai November akan menyisihkan pendapatan untuk berzakat dan menjalankan akidah agama,” terang Eri.

Tidak hanya itu, Eri juga ingin mendatangi seluruh masjid, instansi, dan para pengusaha di Kota Surabaya. Itu dilakukannya untuk meyakinkan bahwa Baznas telah terbentuk dan mampu mengelola zakat untuk warga Kota Surabaya. Dia meyakini, dengan kekuatan umat muslim di Kota Surabaya, akan mampu menyelesaikan kemiskinan.

”Kalau pemerintah dipercaya untuk memegang zakat, tidak mungkin ada lagi orang miskin di Kota Surabaya. Saya berharap, orang yang bekerja dan mendapat penghasilan di Kota Surabaya harus tahu, kalau masih ada orang yang membutuhkan,” ungkap Eri.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Surabaya Moch Hamzah mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang telah memberikan kesempatan dan amanah kepada Baznas Kota Surabaya. Baznas Kota Surabaya terbentuk untuk menyalurkan hak-hak fakir miskin dengan melakukan jihad melawan kemiskinan, melalui zakat dari umat muslim di Kota Surabaya.

”Baznas ini merupakan perpanjangan tangan pemerintah untuk mensejahterakan umat. Kami akan berupaya untuk mengejar semua ketertinggalan 7 tahun kemarin. Kami akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya dan pihak swasta untuk memaksimalkan potensi untuk kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya,” ucap Hamzah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore