Hal itu membuat sejumlah pengembang masih tertarik untuk membangun mall baru di Surabaya. Dilansir dari Quarterly Property Market Report 2023 Surabaya Retail yang dirilis oleh Colliers Indonesia, setidaknya akan ada dua mall baru yang dibangun di Surabaya pada tahun ini.
Pertama adalah Samanea Mall atau Capital Square Mall. Pusat perbelanjaan yang dibangun oleh pengembang Greenwood Sejahtera ini akan berlokasi di Surabaya Barat.
Dikutip dari laman resmi Greenwood Sejahtera, Capital Square nantinya akan berkonsep superblok yang terdiri dari gedung perkantoran, loft, dan mall. Target marketnya adalah kalangan berpenghasilan menengah atas.
Maka dari itu, lokasi superblok ini nantinya akan berdekatan dengan perumahan dan mall mewah di Surabaya Barat dan memiliki akses jalan yang luas.
Mall kedua yang akan dibangun pada tahun ini adalah Pakuwon City Mall 3. Pusat perbelanjaan ini merupakan perluasan dari Pakuwon City Mall Surabaya atau juga dikenal sebagai East Coast Center.
Mall yang terletak di Surabaya Timur tersebut dibangun oleh pengembang ternama Pakuwon Jati. Dikutip dari laman resmi Pakuwon Jati, Pakuwon City Mall terdiri dari delapan lantai dan memiliki luas lebih dari 30 ribu meter persegi.
Quarterly Property Market Report 2023 Surabaya Retail juga sudah mencantumkan mall baru yang akan dibangun pada 2025 mendatang, yaitu Lagoon Avenue.
Pengembang dari mall tersebut adalah PP Properti. Dilansir dari laman resminya, Lagoon Avenue Dharmahusada adalah sebuah mall megah yang akan dibangun di kawasan superblok Grand Dharmahusada Lagoon.
Mall ini akan berlokasi di Surabaya Timur dan dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti area mini golf dan lounge serbaguna di taman Laguna tropis.
Mall Lagoon Avenue sendiri sudah ada satu di Surabaya, yaitu terletak di persimpangan Kawasan CBD Jl. HR Muhammad - Mayjend Sungkono Surabaya dengan konsep yang sama yaitu "blend with nature".
Menurut analisis ahli riset dari Colliers yang dituangkan dalam Quarterly Property Market Report 2023 tersebut, yaitu Ferry Salanto dan Eko Arfianto, para pengembang menempuh beberapa strategi dalam membangun mall agar tetap menjadi daya tarik bagi warga Surabaya, antara lain mengubah tata letak dan mengoptimalkan ruang kosong.
"Selain mengundang langsung tenant-tenant khusus dan grup retail, strategi lainnya adalah memaksimalkan ruang outdoor," ungkapnya.