Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Oktober 2025, 21.41 WIB

RS Bhayangkara Terima 62 Kantong Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 17 Berhasil Diidentifikasi

Tim SAR membawa kantong jenazah berisi tubuh korban meninggal di reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo senin (6/10) malam. Sudah 66 Korban meninggal ditemukan. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Tim SAR membawa kantong jenazah berisi tubuh korban meninggal di reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo senin (6/10) malam. Sudah 66 Korban meninggal ditemukan. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pasca operasi SAR bencana non alam runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, resmi ditutup, perhatian publik beralih ke proses identifikasi para korban di Rumah Sakit Bhayangkara.

Kabiddokkes Polda Jawa Timur, Kombes Pol M. Khusnan mengatakan hingga saat ini, sebanyak 62 kantong jenazah korban Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, sudah diterima oleh RS Bhayangkara Surabaya. 

Dari jumlah itu, sebanyak 17 jenazah korban berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, melalui pencocokan Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM).

"Total kantong jenazah yang masuk Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya 62. Tentang masalah isinya, (ada yang utuh atau full body) ada beberapa bagian tubuh, body partnya ada tujuh,' tutur Kombes Pol Khusnan, Selasa (7/10).

Saat ini, Tim DVI Polda Jawa Timur sedang mengidentifikasi 50 jenazah dengan kondisi utuh yang belum teridentifikasi di RS Bhayangkara Surabaya. Sebanyak 57 sampel DNA dikirim ke laboratorium milik Mabes Polri.

"Jam 1 nanti dikirim terakhir. Mudah-mudahan di sana (Ponpes Al Khoziny Sidoarjo) tidak ada pengiriman lagi kantong jenazah," sambungnya.

Adapun korban runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny yang telah teridentifikasi merupakan para santri berusia 13-19 tahun, berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.

Kronologi Singkat 
Bangunan empat lantai yang difungsikan sebagai musala di area Pondok Pesantren Al Khoziny, tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB. 

Insiden tragis ini terjadi saat para santri sedang melakukan Salat Asar berjamaah pada rakaat kedua. Akibatnya, banyak santri yang terjebak 
dalam reruntuhan bangunan.

Hingga Selasa (7/10) pukul 10.45 WIB, korban dalam bencana non alam ini mencapI 171 orang, dengan rincian 104 korban selamat dan 67 korban meninggal dunia, termasuk 7 body part. 

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore