Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Juni 2026 | 12.56 WIB

Dishub Surabaya Minta Warga Tolak Bayar Parkir Jika Jukir Tak Sesuai Foto di Rambu

Dinas Perhubungan Kota Surabaya meminta warga untuk berani menolak bayar parkir tidak tak sesuai foto di rambu. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Dinas Perhubungan Kota Surabaya meminta warga untuk berani menolak bayar parkir tidak tak sesuai foto di rambu. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau warga untuk berani menolak membayar jika juru parkir (jukir) yang bertugas tidak sesuai dengan identitas pada rambu digital.

Plt Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, akan memasang foto jukir di 819 titik lokasi parkir digital Tepi Jalan Umum (TJU). Hal itu guna menekan praktik jukir liar yang meresahkan.

"Nanti sebanyak 819 (lokasi parkir), kami akan running, kami akan push. Kalaupun nanti Sabtu (6/6) belum (selesai), akan kami lanjutkan Senin, kami targetkan selesai," ujar Trio di Surabaya, Rabu (3/6).

Trio menjelaskan pemasangan foto jukir merupakan bagian dari program digitalisasi parkir yang sedang dijalankan Pemkot Surabaya. Pemasangan dilakukan melalui metode foto langsung petugas parkir resmi di lokasi.

"Kami memulai program digitalisasi parkir, termasuk di dalam rangkaiannya yaitu memberikan identitas lengkap berupa foto yang terpasang di rambu kawasan parkir digital, yaitu foto daripada jukirnya," imbuh Trio Wahyu Bowo.

Trio menegaskan, kebijakan pemasangan foto jukir menjadi upaya mencegah penyalahgunaan atribut petugas parkir oleh pihak yang tidak berwenang. Warga diminta untuk segera melapor apabila masih menemukan jukir nakal.

"Ketika nanti di rambu ini berbeda dengan foto yang ada atau personel yang sebagai petugas parkir atau jukir berbeda, maka silakan tegur, silakan kontak ke 112 atau ke hotline-nya (parkir) Dinas Perhubungan," seru Trio.

Dishub Surabaya memastikan setiap laporan terkait pelanggaran jukir akan ditindaklanjuti, termasuk aduan mengenai petugas yang tidak sesuai identitas pada rambu digital juga akan direspons cepat.

"Karena itu, masyarakat tak perlu ragu. Kalau fotonya (yang tertera pada rambu parkir) tidak sesuai atau tidak sama dengan petugas parkirnya, saya wajibkan warga Surabaya untuk menolak (membayar)," tegas Trio Wahyu Bowo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore