Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Maret 2020 | 20.48 WIB

Durian Satin Pacitan: Bentuknya Mirip Kakao, Lembutnya bak Kain Satin

MULAI PANEN: Ciri khas durian satin adalah bentuk buahnya yang lonjong dengan duri yang berwarna kecokelatan. (Boy Slamet/Jawa Pos) - Image

MULAI PANEN: Ciri khas durian satin adalah bentuk buahnya yang lonjong dengan duri yang berwarna kecokelatan. (Boy Slamet/Jawa Pos)

Durian lokal asal Dusun Sono, Desa Kali Kuning, ini memang belum begitu familier di telinga pencinta si raja buah. Namun, banyak yang menyebut varietas itu bak emas yang terpendam.

---

DESA yang terletak di Kecamatan Tulakan tersebut memang sudah lama dikenal sebagai penghasil durian yang berkualitas di Pacitan. Cukup banyak varietas lokal yang mampu memberikan ragam sensasi bagi penikmatnya.

Dari berbagai varietas di sana, ada satu durian yang patut dicoba. Namanya adalah durian satin. Disesuaikan dengan nama sang pemilik pohon, Mbah Satin.

Durian itu tumbuh di sebuah pohon yang sudah berusia lumayan tua. Lebar batangnya sebesar dua kali pelukan orang dewasa. Tingginya lebih dari 20 meter.

Salah satu ciri khas durian satin adalah bentuk buahnya. Lonjong dengan duri yang berwarna kecokelatan. Sekilas mirip kakao. Berat buahnya juga lumayan. ”Bisa sampai 3 kilogram lebih,” ujar Jumiatin, salah seorang petani durian di Dusun Sono.

Meski banyak yang belum familier, durian milik Mbah Satin sebenarnya adalah salah satu buah lokal yang paling banyak dicari. Selain berasal dari pohon tua, dagingnya tebal. ”Kalau makan durian ini, bisa puas,” paparnya.

Keistimewaan durian dengan duri yang renggang tersebut bukan hanya pada ketebalannya. Teksturnya pun wow. Menyerupai salah satu jenis kain yang namanya persis dengan sang pemilik, kain satin.

Selaputnya tipis dan minim serat. Dagingnya creamy dan lumer di mulut. Rasanya juga menggugah. Manis di awal, lalu ada sentuhan pahit yang tipis. Plus, diimbangi sensasi gurih. Keunggulan itu membuat durian satin (dan durian lokal di desa itu) bak emas yang terpendam. Sebab, durian-durian tersebut bisa menjadi potensi unggulan asal Pacitan.

Ada sejumlah faktor yang membuat durian dari desa tersebut memiliki ragam keunggulan. Salah satunya, faktor usia pohon. Durian dari pohon tua rata-rata memiliki rasa dan daging buah yang stabil. Terkadang, durian dari pohon tersebut juga lebih tahan terhadap cuaca.

Pertumbuhan pohon-pohon itu didukung kondisi alam di Pacitan yang didominasi dengan gunung batu.

Kepala Dusun Sono Sukarno menyatakan, tidak sulit menanam pohon durian di desa ini. Karena itu, wajar jika produksinya cukup melimpah dan jenisnya beragam. ”Dulu menanamnya dari biji semua. Rata-rata sudah turunan dari generasi sebelumnya,” paparnya.

Perawatannya juga tidak muluk-muluk. Maksimal hanya menggunakan pupuk kandang. Itupun jarang dilakukan. Mayoritas pemilik pohon hanya menimbun daun-daun kering di tanah tempat pohon itu ditanam.


Terkendala Pemasaran dan Bencana Longsor







Meski memiliki potensi yang sangat besar, sejauh ini durian lokal dari Pacitan masih terkendala pemasaran. Saat musim panen raya, harga durian cenderung jatuh. Hanya Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu. Itupun sudah dapat yang besar. ”Saat panen seperti ini, truk sering masuk sini untuk ambil durian,” katanya.

Selain itu, yang membuat durian lokal Pacitan belum bisa bersaing adalah potensi longsor dan banjir yang begitu tinggi. Bencana tersebut membuat akses pemasaran lumpuh. Jika sudah seperti itu, harganya bisa lebih hancur. Durian hanya dibanderol Rp 2.500 hingga Rp 5.000. 

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=-A7RvwnsaHc

https://www.youtube.com/watch?v=XpmsoCry3gk

https://www.youtube.com/watch?v=x8J-s6SimOM



Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore