
Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina menggelar kegiatan PETROAIM 2.0 di Auditorium Universitas Pertamina pada 26 Februari 2026 lalu. (Dok. Pertamina)
“Inovasi digital membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam industri energi. Mahasiswa perlu membangun kemampuan analitis dan pemahaman teknologi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan industri yang semakin berbasis data,” ujarnya.
Tidak hanya seminar, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan bootcamp yang berfokus pada pelatihan penggunaan software Dataiku dari SLB.
Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pendampingan melalui mentoring untuk memahami cara memanfaatkan teknologi analisis data dalam konteks industri energi.
Setelah mengikuti pelatihan, para peserta kemudian berpartisipasi dalam kompetisi proyek berbasis data yang mengangkat studi kasus nyata di industri perminyakan.
Melalui rangkaian kegiatan itu, mahasiswa diharapkan mendapat pengalaman langsung dalam menerapkan teknologi AI untuk mengolah data energi. Sekaligus meningkatkan kemampuan analisis yang relevan dengan kebutuhan industri.
Secara keseluruhan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih aplikatif kepada mahasiswa mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence dalam industri energi.
Selain itu, PETROAIM 2.0 juga berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan menghadirkan ruang pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
Di sisi lain, kegiatan ini juga mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan literasi teknologi serta kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendorong lahirnya inovasi di sektor energi.
