
Fujianti Utami Putri (Instagram @fuji_an)
JawaPos.com - Selebgram Fujianti Utami atau akrab disapa Fuji bersama pengacaranya, Sandy Arifin, mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada hari ini untuk tujuan mengetahui keterangan yang sempat disampaikan mantan adminnya pada saat menjalani pemeriksaan sebagai terlapor pada minggu lalu.
Fuji senang karena mantan adminnya mengakui perbuatannya saat menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik terkait kasus dugaan penggelapan dana. Selain itu, Fuji bersama kuasa hukumnya juga menyebut, kasus ini sudah naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.
"Kami mendapat informasi bahwa terlapor sudah mengakui perbuatannya dan kerugiannya juga sudah dihitung, tapi tidak boleh kami sampaikan ke publik," kata Sandy Arifin di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (20/4).
Menurut Sandy, dalam waktu dekat Fuji dan mantan adminnya itu akan dipertemukan oleh penyidik untuk tujuan dilakukan proses mediasi.
Baca Juga:Inara Rusli Klaim Tak Melakukan Hubungan Intim dengan Insanul Fahmi, Mawa: Bukti Lengkapnya Ada
"Tapi kita lihat nanti perkembangannya apakah yang bersangkutan atau melalui keluarganya menghubungi kami atau langsung ke Fuji, karena perkembangannya sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan," ungkap Sandy Arifin.
Fuji mengaku lega ada perkembangan atas laporan polisi yang telah dilakukannya pada tahun lalu. Dia merasa tindakan mantan adminnya sudah sangat keterlaluan mengakibatkan kerugian materi mencapai miliaran rupiah terhadap dirinya.
"Alhamdulillah lega banget. Aku pengen ngucapin terima kasih ke Polres Jakarta Selatan karena sudah dibantu prosesnya. Sekarang sudah mulai kelihatan hasilnya (naik ke tahap penyidikan)," ungkap Fuji.
Diketahui, Fujianti Utami atau akrab disapa Fuji melaporkan mantan adminnya ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan penggelapan dana mencapai miliaran rupiah. Laporan tersebut dibuat Fuji pada Mei 2025.
Kerugian yang dialami Fuji terjadi akibat adanya dugaan manipulasi bukti transfer dari klien yang diberikan kepada Fuji. Dana yang diterima Fuji dari hasil pekerjaan kabarnya tidak sesuai dengan uang yang tercantum dalam daftar tarif.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
