
Ilustrasi pengidap bipolar. (Sumber: freepik/cookie_studio).
Meskipun tidak ada pola makan yang khusus untuk individu dengan gangguan bipolar, memilih makanan yang tepat mirip dengan prinsip pola makan orang sehat bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi.
Prioritaskan konsumsi buah dan sayuran, protein rendah lemak atau tanpa lemak, serta sumber karbohidrat dari gandum utuh. Sementara itu, hindari makanan yang tinggi lemak, garam, dan gula.
3. Kelola Stres
Kecemasan dapat memperburuk perubahan mood pada gangguan bipolar. Salah satu cara mengatasi hal ini adalah dengan mengelola stres.
Menghabiskan waktu terlalu lama dengan aktivitas pasif seperti menonton televisi atau berselancar di media sosial tidaklah disarankan.
Cobalah kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi seperti meditasi, yoga, atau seni lukis dan mewarnai.
4. Perhatikan Pola Tidur
Kualitas tidur yang baik menjadi salah satu aspek penting dari menjalani gaya hidup yang sehat, terutama bagi individu dengan gangguan bipolar.
Kekurangan tidur dapat berdampak pada suasana hati, yang sering kali terpengaruh olehnya.
Episode mania pada gangguan bipolar sering kali dipicu oleh kurangnya tidur yang memadai. Sebaliknya, tidur berlebihan bisa menjadi tanda episode depresi bagi penderita gangguan bipolar.
5. Buatlah Jadwal Rutinitas
Mengatur rutinitas harian bisa menjadi strategi untuk mengelola perubahan suasana hati yang dialami oleh penderita gangguan bipolar.
Sebagian dari mereka merasa terbantu dengan memiliki jadwal harian yang terstruktur, karena membantu mereka mengendalikan perubahan suasana hati.
Dengan jadwal rutinitas yang terencana, penderita gangguan bipolar memiliki tujuan dan kegiatan yang terjadwal, sehingga tidak ada waktu yang terbuang percuma.
6. Buatlah Beberapa Perubahan di Rumah dan Tempat Kerja
