
Ilustrasi tidur sebagai bentuk istirahat yang baik bagi tubuh (Dok. Freepik)
Cahaya dari layar gadget dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang membantu tubuh merasa mengantuk.
Sebaiknya kurangi penggunaan gadget setidaknya 30 menit sebelum tidur agar kamu bisa beristirahat dengan lebih nyenyak.
Minuman berkafein seperti kopi atau teh memang bisa membantu kamu tetap terjaga. Tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak terutama pada malam hari, kafein dapat membuat kamu sulit tidur.
Agar pola tidur tetap terjaga, sebaiknya batasi konsumsi kafein dan pilih minuman yang lebih menenangkan seperti air hangat atau susu.
Bangun sahur setiap hari pada waktu yang hampir sama dapat membantu tubuh membentuk ritme tidur yang lebih stabil.
Dengan jadwal yang konsisten, tubuh akan lebih mudah beradaptasi sehingga kamu tidak merasa terlalu lelah atau mengantuk di siang hari selama Ramadhan.
Baca Juga:Pilih Tempat Tidur Ternyaman Menurut Anda: Itulah Cara Pikiran Anda Mencari Kenyamanan dan Keamanan
Lingkungan tidur juga berpengaruh terhadap kualitas istirahat kamu. Pastikan kamar dalam kondisi nyaman, tidak terlalu terang, dan memiliki suhu yang cukup sejuk.
Suasana yang tenang dapat membantu kamu tidur lebih cepat dan mendapatkan istirahat yang lebih berkualitas.
Meskipun sedang berpuasa, kamu tetap dianjurkan melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau peregangan.
Aktivitas ini dapat membantu tubuh tetap bugar dan membuat kamu tidur lebih nyenyak di malam hari. Namun, hindari olahraga berat yang dapat membuat tubuh terlalu lelah selama puasa.
