
Ilustrasi rudal dan drone kiriman Iran ke negara-negara teluk. (Hindustan Times)
JawaPos.com - Otoritas Korea Selatan akan membatasi penggunaan kendaraan pemerintah berdasarkan nomor pelat ganjil-genap di tengah krisis bahan bakar yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah, dikutip dari ANTARA.
Kantor berita Yonhap memberitakan pada Rabu (1/4), mengutip Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan, bahwa pembatasan kendaraan pemerintah dengan sistem ganjil-genap itu akan mulai berlaku pada 8 April, enam hari setelah tingkat peringatan gangguan pasokan minyak dinaikkan, guna memberi waktu bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri terhadap aturan baru tersebut.
Berdasarkan kebijakan baru tersebut, kendaraan dengan angka terakhir ganjil hanya boleh digunakan pada tanggal ganjil, dan kendaraan dengan angka terakhir genap hanya pada tanggal genap.
Baca Juga:Diadaptasi dari Novel Best Seller, Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Syuting Mulai 7 April 2026
Kendaraan listrik dan hidrogen, serta kendaraan yang mengangkut penyandang disabilitas dan perempuan hamil, yang mencakup sekitar 25 persen dari seluruh kendaraan, tidak termasuk dalam aturan ini.
Adapun partisipasi sektor swasta dalam sistem pembatasan lima hari tersebut bersifat sukarela, meskipun akses ke tempat parkir berbayar yang dikelola pemerintah daerah dan instansi pemerintah dibatasi.
Sebagai misal, kendaraan dengan pelat nomor yang berakhir dengan angka 1 atau 6 tidak diperbolehkan parkir di area parkir umum pada Senin.
Menurut perkiraan kementerian, pengetatan sistem penggunaan kendaraan dinas ini akan mengurangi konsumsi minyak tambahan sebesar 37,5 persen, atau sekitar 17.000 hingga 87.000 barel per bulan.
Adapun pada 24 Maret, pemerintah Korea Selatan telah memperketat pembatasan penggunaan kendaraan dinas dengan membagi seluruh kendaraan pemerintah ke dalam lima kelompok berdasarkan angka terakhir pelat nomor, di mana setiap kelompok dilarang melakukan perjalanan pada hari kerja tertentu.
Pada Rabu, pemerintah memutuskan untuk menaikkan tingkat kewaspadaan krisis keamanan sumber daya untuk minyak mentah dari Level 2 menjadi Level 3 dari total empat level yang ada, efektif mulai pukul 00.00 waktu setempat pada 2 April.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022