
Sejumlah petugas gabungan memindahkan korban longsor gunungan sampah ke kantung jenazah usai ditemukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc)
JawaPos.com - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menetapkan eks Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto (AK) sebagai tersangka.
Langkah hukum ini diambil menyusul buruknya tata kelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang berujung pada tewasnya 7 orang akibat sampah longsor.
Diketahui, insiden sampah longsor terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026, di zona landfill 4 TPST Bantargebang.
Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan 7 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya mengalami luka berat.
Penyidikan mendalam mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah di lokasi tersebut tidak memenuhi norma, standar, prosedur, dan kriteria yang seharusnya. Hal inilah yang menjadi dasar KLH/BPLH menempuh jalur pidana.
Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, pemerintah berkomitmen penuh memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara bertanggung jawab.
"Penegakan hukum ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kami telah memberikan ruang pembinaan, pengawasan, serta sanksi administratif. Namun apabila tidak dipatuhi, maka langkah penegakan hukum harus dilakukan," tegas Hanif, Senin (20/4).
Kasus ini sebenarnya telah mendapat perhatian sejak jauh hari. KLH/BPLH tercatat telah menjatuhkan sanksi administratif berupa Paksaan Pemerintah terhadap TPST Bantargebang sejak Desember 2024.
Namun, pengawasan yang dilakukan pada April dan Mei 2025 menunjukkan hasil yang nihil.
Pengelola tetap tidak memenuhi kewajiban yang ditetapkan. Bahkan, kewajiban untuk melakukan audit lingkungan pun tidak membuahkan perbaikan signifikan hingga proses penyidikan berjalan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
