Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Januari 2025, 13.27 WIB

5 Perilaku Orang yang Tampil Percaya Diri dan Menawan Tetapi Merasa Hancur di Dalam

Percaya diri ikuti kata hati demi hasil terbaik karena 6 Shio ini pemilik intuisi tajam - Image

Percaya diri ikuti kata hati demi hasil terbaik karena 6 Shio ini pemilik intuisi tajam

4) Kalender sosial mereka selalu penuh

Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa orang yang lebih aktif secara sosial mungkin lebih baik dalam menyembunyikan emosi negatifnya. Itu adalah wahyu bagi saya. 

Karena selama bertahun-tahun, saya mengisi buku harian saya dengan acara, pesta, dan pertemuan, bahkan ketika saya lebih suka sendirian di rumah. Saya selalu menjadi yang pertama di sana dan yang terakhir pergi, selalu dikelilingi oleh orang-orang namun merasa sangat sendirian. Menjadi terus-menerus sibuk dan aktif secara sosial seringkali dapat menjadi cara bagi mereka yang merasa hancur hati untuk mengalihkan perhatian mereka dari pikiran dan perasaan mereka sendiri.

Ini adalah cara untuk menghindari menghadapi pergumulan batin mereka. Mengenal seseorang yang selalu bepergian, selalu menghadiri satu acara atau lainnya, mungkin bukan karena mereka adalah kupu-kupu sosial. Bisa jadi karena mereka mencoba melepaskan diri dari rasa sakit di dalam, menggunakan kalender sosial mereka yang padat sebagai tameng untuk mempertahankan penampilan luar mereka yang percaya diri dan menawan.

5) Mereka jarang meminta bantuan

Ada sesuatu tentang mempertahankan kepribadian yang percaya diri dan menawan yang membuatnya sangat sulit untuk meminta bantuan. Saya sendiri pernah ke sana, merasa seperti tenggelam dalam perjuangan saya sendiri tetapi takut untuk menjangkau karena takut menghancurkan ilusi. Saya percaya bahwa meminta bantuan adalah tanda kelemahan, bahwa itu akan membuat saya kurang di mata orang lain.

Tetapi kenyataannya adalah, setiap orang terkadang membutuhkan bantuan. Sayangnya, mereka yang merasa patah hati seringkali merasa sulit untuk mengakuinya, bahkan kepada diri mereka sendiri. Mereka terus menampilkan wajah pemberani, bertingkah seolah semuanya baik-baik saja, bahkan saat dunia mereka hancur berantakan. Seseorang yang sepertinya tidak pernah membutuhkan bantuan, yang sepertinya selalu mengendalikan segalanya, mungkin bukan karena mereka tak terkalahkan. Bisa jadi karena mereka berusaha mati-matian untuk mempertahankan kepercayaan diri dan pesona mereka saat melawan iblis batiniah.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore