
Marc Marquez (Instagram @marcmarquez93)
JawaPos.com – Marc Marquez resmi menorehkan sejarah baru dengan meraih gelar Juara Dunia MotoGP ketujuh pada musim 2025.
Setelah 6 tahun penuh tantangan, pembalap asal Spanyol ini kembali ke puncak kejayaan dengan sederet rekor gemilang.
Berikut 5 fakta utama yang menyoroti pencapaian Marc Marquez raih gelar juara dunia ke-7, seperti dilansir dari laman resmi MotoGP pada Senin (29/9).
Baca Juga: Datang ke Indonesia sebagai Juara Dunia MotoGP 2025, Marc Marquez Bakal Dapat Kado Spesial!
Marc Marquez meraih gelar juara dunia ketujuhnya setelah menunggu 2.184 hari sejak titel terakhir pada 2019. Jeda enam tahun ini memecahkan rekor waktu tunggu terlama dalam sejarah MotoGP untuk kembali menjadi juara. Rekor sebelumnya dipegang Casey Stoner dengan selisih empat tahun antara gelar 2007 dan 2011. Ketekunan dan ketangguhan mental membuat Marquez mampu menaklukkan hambatan panjang tersebut.
Sepanjang musim 2025, Marquez mencatat 10 kemenangan ganda dalam satu musim, melampaui rekor Francesco Bagnaia pada 2024. Ia juga mengemas tujuh kemenangan beruntun bersama Ducati dari Aragon hingga Hungaria. Dengan total poin 541 dan lima balapan tersisa, raihannya menjadi yang tertinggi sejak era Sprint diperkenalkan pada 2023. Catatan ini menegaskan dominasi Marquez meski sempat absen lama karena cedera.
Marquez menjadi pembalap keempat yang menjuarai MotoGP bersama Ducati, sejajar dengan Casey Stoner, Francesco Bagnaia, dan Jorge Martin. Ia juga pembalap Ducati kedua yang menang dalam musim debut tim pabrikan setelah Stoner. Kemenangan ke-14 bersama Ducati di Misano membuatnya menyamai rekor Andrea Dovizioso dalam daftar pembalap Ducati tersukses. Prestasi ini menegaskan adaptasi cepatnya pada motor pabrikan Italia tersebut.
Marquez kini mengoleksi 73 kemenangan MotoGP, menempati posisi kedua terbanyak setelah Valentino Rossi yang mengantongi 89 kemenangan. Sejak 2019, ia telah mengalami 108 kecelakaan dan menjalani lima operasi pada lengan serta bahu kanannya. Meskipun cedera dan absen di 30 balapan, ia tetap berhasil kembali ke level tertinggi. Catatan ini membuktikan semangat juang luar biasa dari pembalap bernomor 93 tersebut.
Gelar ketujuh menempatkan Marquez sejajar dengan legenda MotoGP Valentino Rossi dalam jumlah gelar juara dunia. Kini hanya Giacomo Agostini yang unggul dengan delapan gelar. Pencapaian ini meneguhkan status Marquez sebagai salah satu pembalap terbesar dalam sejarah MotoGP. Kembali ke puncak setelah karier penuh rintangan membuat prestasinya semakin menginspirasi.
