
Ilustrasi eskalasi arus balik mulai terlihat di pelabuhan Bakauheni menuju Merak. (Istimewa).
JawaPos.com - Arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa mulai menunjukkan peningkatan signifikan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan trafik penumpang dan kendaraan di lintasan penyeberangan, khususnya melalui Pelabuhan Bakauheni.
Peningkatan ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Selasa (24/3) hingga Rabu (25/3), seiring kembalinya masyarakat ke Pulau Jawa setelah libur Lebaran.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut tren kenaikan ini menjadi sinyal awal dimulainya fase arus balik.
“Pergerakan yang mulai meningkat ini menandakan tren arus balik sudah berjalan. Kami terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi operasional maupun fasilitas,” ujar Heru melalui keterangannya.
Sejak Hari H Lebaran pada Minggu (22/3), aktivitas di Pelabuhan Bakauheni mulai ramai. Meski terjadi lonjakan, operasional penyeberangan tetap berjalan tertib dan terkendali.
Data Posko Bakauheni mencatat dalam 24 jam terakhir terdapat:
- 146 trip kapal
- 51.751 penumpang (naik 30,5%)
- 14.094 kendaraan (naik 45,3%)
Lonjakan terbesar terjadi pada:
- Sepeda motor: 5.248 unit (+59,4%)
- Mobil pribadi: 7.407 unit (+27,9%)
- Kendaraan logistik: 1.202 unit (+189,6%)
- Bus: 237 unit (+19,7%)
Secara kumulatif sejak H-10 hingga Hari H, total penumpang mencapai 480.613 orang (+5,8%) dan kendaraan 102.031 unit (+11,5%).
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, memastikan kondisi lapangan masih terkendali.
“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan cukup merata sehingga proses bongkar muat kapal berlangsung cepat tanpa hambatan berarti,” jelasnya.
Untuk menjaga kelancaran arus balik, ASDP menerapkan rekayasa lalu lintas dan pengalihan kendaraan seperti lelabuhan Bakauheni melayani:
