
Menhut Raja Juli Antoni. (Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meresmikan Sentra Karbon Kehutanan Indonesia atau Indonesia Forest Carbon Hub. Hal itu sebagai salah satu upaya untuk menjadikan Indonesia pusat perdagangan karbon di tingkat global.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, Indonesia Forest Carbon Hub diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perdagangan karbon yang kredibel. Sebab, skema jual-beli karbon yang berintegritas hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
”Indonesia Forest Carbon Hub diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perdagangan karbon yang kredibel. Dari sisi permintaan, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan International Emissions Trading Association (IETA). Organisasi yang beranggotakan puluhan perusahaan besar dunia tersebut diharapkan dapat mendukung Indonesia menjadi pusat (hub) perdagangan karbon global,” kata Raja Juli seperti dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, nota kerja sama dengan IETA telah ditandatangani pada 10 Oktober 2025. Selain itu, untuk menjaga tata kelola kehutanan dan memastikan karbon Indonesia memiliki integritas tinggi, pemerintah juga bekerja sama dengan Integrity Council for the Voluntary Carbon Market (ICVCM).
”Lembaga tersebut akan membantu memastikan metodologi pengukuran, perhitungan, dan pencegahan kebocoran karbon (carbon leaks) sesuai standar internasional,” ucap Raja Juli.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni juga resmi meluncurkan Persetujuan Menteri Kehutanan tentang penerbitan unit karbon melalui skema Non Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (Non SPE-GRK). Peluncuran ini menandai dimulainya perdagangan karbon kehutanan secara lebih konkret melalui proyek-proyek yang telah siap dipasarkan.
”Kepada yang telah siap nanti diregistrasi dan didagangkan supaya tidak omon-omon saja, jadi bisa langsung ada yang konkret kita dagangkan,” kata Menhut Raja Juli Antoni.
Menhut Raja Juli Antoni menyebut percepatan tersebut merupakan hasil kepemimpinan dan dukungan penuh Presiden Prabowo terhadap pengembangan ekonomi hijau. Berbagai gagasan yang sebelumnya sulit diwujudkan kini berhasil direalisasikan.
”Semua ini terlaksana tentu karena leadership yang sangat kuat dari Presiden Prabowo. Yang dulu hanya khayalan sekarang bisa menjadi konkret, yang dulu hanya kemungkinan sekarang jadi mungkin dan terjadi,” ujar Raja Juli Antoni.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022