
Pertamina Patra Niaga tunjuk 32 bengkel rekanan untuk menangani laporan motor brebet. (Dokumentasi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus)
Kampas dan dumper kopling berfungsi untuk menyalurkan tenaga sekaligus meredam getaran saat kopling bekerja. Dumper yang bermasalah tidak mampu menahan getaran dengan baik.
Ketika komponen ini rusak, motor akan terasa bergetar, terutama saat gas dilepas atau ditarik secara perlahan. Biasanya kondisi ini juga disertai suara dengung dari area CVT.
Kamu disarankan untuk memeriksa kampas dan dumper kopling secara berkala. Pastikan ketebalan kampas masih dalam batas aman agar tidak merusak clutch house dan komponen lainnya.
5. Masalah pada Oli Mesin atau Oli Transmisi
Oli memiliki peran penting sebagai pelumas agar seluruh komponen motor matic bekerja dengan lancar. Jika volume atau kualitas oli tidak sesuai, performa motor akan langsung terpengaruh.
Oli yang terlalu sedikit maupun berlebihan dapat menyebabkan tarikan terasa berat dan muncul getaran saat gas dilepas. Selain itu, sering muncul bunyi “brebet” yang mengganggu kenyamanan berkendara.
Pastikan kamu selalu mengganti oli sesuai jadwal dan menggunakan volume yang direkomendasikan pabrikan. Pemilihan oli yang tepat akan membantu menjaga performa motor tetap stabil.
6. V-Belt Mengalami Retak atau Aus
V-belt berfungsi sebagai penghubung antara pulley depan dan belakang dalam sistem CVT. Komponen ini bekerja terus-menerus saat motor digunakan, sehingga rentan mengalami keausan.
Jika v-belt sudah retak, aus, atau kotor, penyaluran tenaga menjadi tidak optimal. Dampaknya, motor terasa bergetar kasar, terutama saat gas dilepas atau saat melaju dengan kecepatan rendah.
Untuk mencegah masalah ini, kamu perlu rutin membersihkan CVT dan memeriksa kondisi fisik v-belt. Jika ditemukan retak atau keausan berlebih, segera lakukan penggantian agar motor tetap nyaman digunakan.
