
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
kalian yang mengibaskan selimut itu
sehingga membuat kapal-kapal mereka terlempar ke barat
satu per satu
Jogjakarta, 10 November 2024
/1928/
di kantor pos,
kesunyian kami telah sampai
sebagai surat masai bunga rampai
ia lebih dulu membawa kesedihan kami berlabuh ke Nederland.
setelah lama menunggu kapal yang kautumpangi terisi penuh oleh dirimu
merelakan pergi dari Tanjung Priok
tisu di tangan adalah tempat mata kami berpegangan
di sana kesunyian menciptakan bising buat air mata
perihal tangisan yang ditinggal kesedihan
