
Igor Tudor. (Dok Tottenham Hotspur)
JawaPos.com - Petualangan Igor Tudor bersama Tottenham Hotspur memang berakhir sangat cepat. Namun, kegagalan singkatnya di London Utara tampaknya tidak akan membuat karier kepelatihannya ikut tenggelam.
Pelatih asal Kroasia itu resmi berpisah dengan Tottenham setelah hanya 43 hari menjabat. Masa kerjanya berakhir setelah serangkaian hasil buruk yang membuat Spurs semakin terpuruk.
Baca Juga:Tottenham Hotspur Gerak Cepat, Mantan Pelatih Brighton Jadi Target Utama Gantikan Igor Tudor
Tottenham hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan di semua kompetisi selama ditangani Tudor. Bahkan, kemenangan tersebut datang dalam situasi yang tidak terlalu berarti karena Spurs tetap tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat dari Atletico Madrid.
Kekalahan 3-0 dari Nottingham Forest menjadi laga terakhir Tudor bersama Tottenham. Situasi itu semakin berat karena ia juga sedang menghadapi duka pribadi setelah ayahnya meninggal dunia.
Melansir Talksport, meski catatan Tudor di Inggris terbilang buruk, banyak pihak percaya reputasinya di Italia masih cukup kuat. Jurnalis sepak bola Italia, Daniele Fisichella, menilai kegagalan di Tottenham tidak akan terlalu memengaruhi masa depan sang pelatih.
"Saya rasa (masa kerja Tudor di Tottenham) akan dilupakan," kata Fisichella.
"Dia masih memiliki reputasi yang baik di Italia."
"Saya rasa satu atau dua kali pemecatan, seperti yang terjadi musim ini, tidak harus menentukan karier seseorang. Dia adalah pilihan yang salah di saat yang salah."
"Saya pikir mengundurkan diri sekarang dan mencapai kesepakatan bersama adalah pilihan yang tepat, juga mengingat bahwa dia memiliki masalah tambahan dan masalah keluarga serta duka cita. Kita tidak boleh melupakan itu juga."
Baca Juga:Liverpool Bidik Winger Everton Iliman Ndiaye untuk Gantikan Mohamed Salah, Rivalitas Jadi Kendala!
"Dia adalah manajer yang dihormati di Italia yang mampu menyelesaikan pekerjaannya di berbagai klub sebaik yang dilakukannya di Prancis. Dia selalu meninggalkan kesan yang baik secara keseluruhan pada para penggemar. Saya pikir kariernya tidak berakhir di sini."

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
